Namun, seperti halnya politik saat ini, istri dan kerabat perempuan dari politisi dan kaisar Romawi dapat membuktikan liabitias sekaligus aset.
Setelah mengesahkan undang-undang yang ketat terhadap perzinahan pada 18SM, Augustus terpaksa mengirim putrinya sendiri, Julia, ke pengasingan dengan tuduhan yang sama.
Pada akhirnya para wanita di masa Kekaisaran Romawi ini pun mengubah sejarah mereka.
Artikel Terkait
Terus Berbenah, Pembina dan Pimpinan Yayasan bersama Civitas UNADRI Rapat Persiapan Dokumen Akreditasi
Wouw, Biaya Perjalanan Dinas Bank NTT Tahun 2022 Mencapai 17,4 Miliar, Kepo Yuk, Kemana Saja Perjalanan Mereka
Sekolah di Kota Kupang Wajibkan Siswa Membeli Buku LKS, Orang Tua Meragukan Materi LKS