Jakarta, idenusantara - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Nusron Wahid menegaskan akan melakukan upaya maksimal dalam memberantas mafia tanah. Nusron Wahid mengungkapkan, pihaknya akan memberantas mafia tanah hingga memiskinkan pelakunya.
Pihaknya akan terus menjalankan berbagai kebijakan untuk mengentaskan praktik tersebut. Menurut Nusron mafia tanah perlu dikenakan pasal berlapis termasuk Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Selanjutnya, mafia tanah harus dimiskinkan agar memberikan efek jera.
Diketahui, cukup banyak isu yang menyebut mafia menyerobot tanah milik rakyat.
"Yang benar-benar mafia yang menyerobot tanah rakyat harus kita tangkap. Bahkan sudah ada yang kita miskinkan dengan TPPU," beber Nusron seperti dikutip IDN.com dari investor.id
Nusron Wahid memastikan pihaknya menindak tegas para pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) yang berada di bawah kementerian yang dipimpinnya, yang terlibat dalam praktik kotor mafia tanah. Nusron tak segan-segan akan memberikan sanksi, bahkan hingga mencopot yang bersangkutan dari jabatannya
Nusron mengaku, sudah ada 16 pegawai di Kementerian ATR/ BPN yang telah ia berikan sanksi tegas. Menurutnya praktik mafia tanah biasanya kerap melibatkan pegawai ATR/ BPN, agar aksinya berjalan lancar.
"Saya sebagai pimpinan harus memberikan contoh dan menertibkan anak buah saya. Karena tidak mungkin tanah itu diserobot, kalau enggak melibatkan orang BPN. Harus kami tertibkan juga," ucapnya.
Nusron bersama Kementerian ATR/ BPN akan terus mendorong kesadaran masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat untuk segera mengurusnya. Agar tanah milik masyarakat dapat legal secara hukum.
Dengan demikian, tanah masyarakat ini tidak dapat diserobot para mafia.
"Masyarakat yang harus sadar dengan cara segera mensertifikatkan tanahnya secepat mungkin, supaya enggak diserobot-serobot," tandasnya.
Artikel Terkait
PLN Mobile Proliga 2024 Siap Digelar, Kolaborasi Dukungan Untuk Pengembangan Voli di Tanah Air
PT PLN Gelar Rapat Ekspose Pengadaan Tanah Pembangunan PLTD Atadei
Percepatan Proyek PLTP Atadei FTP-2 di Lembata, PLN UIP Nusra Laksanakan Rapat Ekspose Pelaksanaan Pengadaan Tanah
BPN Manggarai Terbitkan Sertifikat Tanah PLN Untuk Pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok
Kenaikan Drastis Harga Tanah di Karanganyar Terkait Pembangunan Rumah Pensiun oleh Jokowi
Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Tindak Mafia Tanah Hingga Hutan.
Tanah Warga di Manggarai Timur Dirampas Kembali oleh Penjual
Komitmen Kuat Melki Laka Lena Siap Ubah Nasib NTT, Dari ‘Nanti Tuhan Tolong’ Jadi ‘Nusa Tanah Terjanji’
Misionaris Cinta Kasih dan Tokoh Pembangunan Itu Telah Pergi Untuk Selamanya, Simak Berikut Kisah Karya Pater Stef Wrosz di Tanah Manggarai!
KPR Kavling BRI Jadi Pilihan Pas Buat yang Mau Punya Tanah dan Rumah Impian