Idenusantara.com-Pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat (SR). Program ini berkonsep pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Komitmen bersama ini disampaikan para kepala daerah atau perwakilannya di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Selasa (22/4.2025).
Baca Juga: Mensos dan Mendagri Sosialisasikan Sekolah Rakyat ke Ratusan Pemda se-Indonesia
Daerah pertama Kabupaten Manggarai Timur yang mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang digaungkan pemerintah.Wabup Manggarai Timur, Tarsi Syukur, hadir dalam audiensi pengentasan kemiskinan bersama Menteri Sosial.
Manggarai Timur menyatakan komitmennya mendukung pengentasan kemiskinan melalui Sekolah Rakyat dan DTSEN.Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada Senin, 21 April 2025.
Wakil Bupati Manggarai Timur hadir bersama lima kepala daerah dari tiga provinsi lainnya.
Audiensi tersebut membahas sinergi penguatan data dan pendidikan bagi masyarakat rentan.
Baca Juga: Jadwal Pemakaman Paus Fransiskus
Wakil Bupati Manggarai Timur menyambut baik ajakan sinergi yang ditawarkan Menteri Sosial.
Pihaknya mendukung pemutakhiran data sosial dan pengembangan pendidikan berbasis komunitas.
“Upaya ini sejalan dengan visi daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem,” ungkap Wabup Tarsi mengutip RRI.
Ia berharap pendekatan ini memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi warga di pelosok desa.
Selanjutnya Bupati Bangkalan mendukung penuh sekolah Rakyat
"Kami sudah menyiapkan tiga alternatif lahan, salah satunya 6,3 hektare dan bisa dikembangkan menjadi 7 hektare. Letaknya juga dekat dengan daerah kantong kemiskinan ekstrem," ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Ia menyebutkan Bangkalan termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan IPM rendah, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat sangat relevan.