Gus Ipul menegaskan, dalam hal ini pemerintah daerah memegang peranan penting. Selain memberikan rekomendasi bagi calon siswa, mereka juga mengusulkan minimal tiga calon kepala sekolah. Para guru pun diprioritaskan berasal dari daerah setempat.
“Guru-gurunya diprioritaskan dari kabupaten/kota setempat, muridnya juga wajib dari kabupaten/kota setempat. Kepala sekolahnya pun usulan dari Bupati atau Wali Kota,” jelas Gus Ipul.
Fasilitas Sekolah Rakyat tak hanya mencakup ruang kelas dan asrama, tetapi juga lapangan olahraga, tempat ibadah, lapangan apel, hingga rumah bagi para guru.
“Sekolahnya keren banget. Standarnya internasional, tapi yang sekolah orang miskin,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Jadwal Pemakaman Paus Fransiskus
Pj. Bupati Puncak Jaya Yopi Murib menyambut hangat ajakan Prof Nuh. Dia berkomitmen untuk menyukseskan program Sekolah Rakyat.
“Lahan yang diminta 7 hektare akan kami upayakan. Hari ini juga surat pengajuan kami kirim. Semua syarat lainnya segera kami lengkapi,” katanya.
Hadir dalam audiensi ini Bupati Buru Syarif Hidaya, Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Birdana, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam, Wakil Bupati Padang Lawas Achmad Fauzan, Bupati Buru Selatan La Hamidi, Bupati Tojo Una-Una Ilham, Wakil Wali Kota Palu Imelda L. Muhidin, Pj. Bupati Puncak Jaya Yopi Murib, Bupati Kolaka Timur Abdul Aziz, Wakil Bupati Konawe Selatan Wahyu Ade, Bupati Tebo Agus Rubiayanto, Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliaser, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, dan Bupati Garut A. Syakur Amin.