Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan privasi data dalam implementasi kerja sama tersebut. "Kami ingin memastikan bahwa asas akuntabilitas tetap dijaga dalam setiap proses yang akan dilaksanakan bersama," tegasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Deputi Ibnu menyambut baik inisiatif tersebut, namun mengingatkan bahwa pelaksanaan teknis tetap berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. "Setiap warga binaan tetap memiliki hak kesehatan yang sama seperti masyarakat umum. Karena itu, medical record sangat penting untuk diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan privasi data dalam implementasi kerja sama tersebut. "Kami ingin memastikan bahwa asas akuntabilitas tetap dijaga dalam setiap proses yang akan dilaksanakan bersama," tegasnya.
Senada dengan Menko Yusril dan Deputi Ibnu, Deputi Surya juga turut menyampaikan dukungannya.
Ia menyebut bahwa saat ini sudah ada 12 klinik pemasyarakatan yang terafiliasi dengan BPJS Kesehatan.
"Penguatan kerja sama ini akan semakin memperluas akses kesehatan yang layak bagi warga binaan," ungkapnya.
Sementara itu, dr. Agus mewakili pihak RS Islam Sultan Agung Semarang, menjelaskan maksud kunjungan tersebut adalah untuk membangun kerja sama peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan yang bertugas di lapas dan rutan.
"Kami ingin menjadi benchmark layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, dan membangun sistem rujukan yang tetap tersentral melalui RS Pengayoman," kata dr. Agus.
Dia juga menjelaskan bahwa RS Islam Sultan Agung siap menyediakan layanan telemedicine yang terintegrasi untuk mendata dan menangani isu kesehatan fisik maupun mental penghuni lapas.
"Dengan akreditasi A yang kami miliki, kami siap memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di lapas secara berkelanjutan," tutupnya.
Artikel Terkait
Wujudkan Pegawai yang Cakap dan Tangguh, Kemenko Perekonomian Gelar Seleksi Kompetensi PPPK
Menko Airlangga Bahas Isu Strategis dan Tantangan Global Saat Terima Kunjungan Dubes Inggris
Wujudkan Komitmen Indonesia untuk Kembangkan Ekonomi Syariah, Menko Airlangga Ungkap Pengaturan Produk Halal dalam UU
Sambut Kunjungan Audiensi ASIPPER, Kemenko Kumham Imipas Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dalam Penguatan Regulasi