Dalam keterangannya usai upacara, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengingat bagi seluruh umat manusia agar tidak mengulang tragedi serupa di masa depan.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus berdiri pada prinsip perdamaian, solidaritas, dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan.
"Kita di sini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk masa depan yang lebih damai dan beradab," ujar Prabowo.
Baca Juga: Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, PLN Bersama Jurnalis Manggarai Site Visit ke PLTP Ulumbu
Upacara penghormatan ini menjadi simbol penting dalam babak baru hubungan Indonesia-Rusia. Sebuah bentuk diplomasi yang tidak hanya dibangun di atas meja perundingan, tetapi juga di atas tanah yang menyimpan abu sejarah umat manusia.
Artikel Terkait
Cabuli Anak Dibawah Umur, Pelaku Terancam Penjara 15 Tahun
Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polisi Bagikan Makan Siang Gratis Bagi Pengendara di Labuan Bajo
Wisatawan Asal Tiongkok Tewas Tenggelam di Kawasan Taman Nasional Komodo
Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, PLN Bersama Jurnalis Manggarai Site Visit ke PLTP Ulumbu
Tuntutan Hak Normatif Dipenuhi, Konflik YPTTK dan Lucius Proja Moa Berakhir Damai
Siap Bertarung dalam Pemilihan Ketua BEM UNIKA, Paket KITA Usung Visi Membumi, Berdaya, dan Berdampak Nyata
Hangat di Praha: Presiden Prabowo dan PM Ceko Bahas Penguatan Hubungan Bilateral di Tengah Transit Diplomatik