Di tengah banjir informasi dan situasi yang tidak menentu, jurnalis dan karya jurnalistik yang kredibel adalah benteng utama melawan hoaks dan disinformasi.
Upaya pembungkaman media dan platform hari-hari ini mengingatkan kita pada praktik represif Orde Baru.
AJI menegaskan: kebebasan pers adalah syarat demokrasi, bukan barang yang bisa dinegosiasikan.
Oleh: -Nany Afrida, Ketua Umum AJI Indonesia
-Erick Tanjung, Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia