Mentan Amran Tegaskan Pengawasan Ketat dari DOC hingga Daging Sapi Jelang Ramadan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:57 WIB
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (Foto:Ditjen Kementan RI)
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (Foto:Ditjen Kementan RI)

Sementara itu, penegasan pengendalian harga juga berlaku bagi komoditas daging sapi, termasuk importir sapi bakalan. Pemerintah telah menerbitkan izin impor sekitar 700 ribu ekor sapi untuk kebutuhan satu tahun, dengan pasokan nasional yang dinilai sangat mencukupi. Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi praktik kenaikan harga yang tidak wajar.

“Saat ini harga daging masih di bawah HPP. HPP berada di angka Rp56.000 per kilogram, sementara harga di pasar sekitar Rp55.000. Kami akan cek dan pasti ketemu siapa yang bermain,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol, Yuda Gustawan menegaskan bahwa Polri siap bersinergi penuh dengan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan seluruh kementerian/lembaga terkait dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Bulan Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga: Polemik Pemekaran Luwu Raya Memanas, Gubernur Sulsel Asik Makan Pizza

“Kami memandang stabilitas pasokan dan harga pangan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika terjadi penyimpangan distribusi, penimbunan, atau permainan harga, dampaknya bisa langsung mengganggu harkamtibmas. Karena itu, Polri akan bertindak tegas,” ujar Kabaintelkam.

Ia juga menekankan bahwa langkah pengawasan dan penindakan ini dilakukan demi melindungi masyarakat dan peternak rakyat.

“Negara tidak boleh kalah. Ketika harga dan pasokan pangan terganggu, masyarakat akan resah. Oleh karena itu, Polri siap mengawal kebijakan pemerintah agar stabilitas pangan tetap terjaga,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X