“Dengan digitalisasi dan kerja terukur bersama BPS, kita optimis kesalahan data bisa ditekan lebih rendah lagi,” ungkapnya.
Diakhir pernyataannya, Gus Ipul menegaskan, tragedi di Ngada harus menjadi momentum pembenahan sistem perlindungan sosial secara nasional.
Ia memastikan pengawasan terhadap operator data di tingkat desa akan diperketat agar lebih responsif terhadap kondisi riil masyarakat.
“Dengan data yang akurat, tidak boleh lagi ada warga miskin yang terlewat dari perhatian negara,” pungkasnya.