Hal tersebut, untuk meminta izin membawa anak tersebut ke panti asuhan yang disebut Indra sebagai balai keselamatan khusus putri di wilayah Bandung.
"Awalnya, ibunya tidak setuju tapi setelah negosiasi yang alot akhirnya ibunya menyetujui menandatangani surat izin anaknya dibawa ke panti asuhan tersebut," ungkapnya.
Baca Juga: BGN NTT Validasi Data Penerima MBG di Flores, Prioritaskan Wilayah Rawan Pangan
"Sore itu, juga saya dan tim langsung membawa anak tersebut ke bandung dan puji Tuhan diterima dengan baik oleh panti asuhan," tambah Indra.
Indra juga menyoroti tangis haru para tetangga yang turut membantu melindungi sang anak atas dugaan kekerasan di wilayah tersebut.
"Yang aneh di sini, saat perpisahan, ibunya melihat anaknya dengan tatapan benci," sebut Indra.
"Tetapi, para tetangga melepasnya dengan tangisan dan mengantar ramai-ramai sampai masuk mobil saya," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas berwenang usai viralnya dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat tersebut.*
Artikel Terkait
BGN NTT Validasi Data Penerima MBG di Flores, Prioritaskan Wilayah Rawan Pangan
Gedung SMPN 19 Borong Memprihatinkan: Pelupuh Lapuk Dimakan Rayap, 19 Siswa Angkatan Pertama Ujian di Ruang Darurat
Lantik Pejabat Eselon II dan III, Kajati NTT Tekankan Integritas, Profesionalitas, dan Optimalisasi Penanganan Korupsi
Kecam Penggusuran Paksa di Ende, GMNI NTT: Bertentangan dengan UUD 1945 dan Langgar HAM
Zodiak Besok 7 Mei 2026: Siapa yang Beruntung dan Siapa Perlu Waspada?
Viral Polisi Berpangkat AKBP Nyetir Sambil Merokok Ternyata Bertugas di Polda Kalsel, Sebut jadi Evaluasi Bersama
Skutik Baru Honda NX125 2026 Meluncur: Desain Berani, Cocok untuk Anak Muda