nasional

Atasi Tengkulak dan Renteiner Hingga Pinjaman Ilegal, Pemerintah Percepat Pembentukan Kopdes Merah Putih

Senin, 12 Mei 2025 | 13:11 WIB
Prabowo memimpin rapat terbatas dengan sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (08/05/2025). (GJ)

 

Idenusantara.com - Pemerintah tengah berupaya mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada tengkulak, rentenir, hingga pinjaman daring ilegal. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh presiden Prabowo dan diikuti sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (08/05/2025).

Baca Juga: Percepat Pembentukan Kopdes Merah Putih Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kemendes PDT Gelar Rakor

Diketahui, agenda utama rapat tersebut adalah membahas percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam keterangan persnya, Zulkifli Hasan mengatakan dalam upaya percepatan pembentukan koperasi desa Merah Putih, pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih dapat resmi diluncurkan dan mulai beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Untuk mendukung operasional koperasi-koperasi ini, pemerintah menyiapkan fasilitas pembiayaan melalui plafon kredit awal sebesar Rp3 miliar.

"Pembiayaannya untuk tahap pertama ini nanti ada plafon ya, bukan bantuan. Bukan bantuan dikasih hilang, tidak, tapi ini plafon Rp3 miliar," ujar Zulkifli.

Ia menekankan bahwa dana tersebut bukanlah hibah, melainkan kredit usaha yang akan dikelola secara profesional. Nantinya koperasi-koperasi tersebut akan didampingi, dibina, dan diarahkan agar mampu berkembang.

"Dari keuntungannya itulah baru nanti membayar angsuran dari pinjaman dari Himbara itu," tutur Zulhas.

Terkait progres, Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan bahwa saat ini pembentukan Koperasi Merah Putih berjalan progresif, sejalan dengan terbitnya produk hukum tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurut Zulhas, hingga Kamis sore, tercatat sudah terbentuk 9.835 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. 

"Sampai tadi sore karena setiap hari berkembang terus," ujar Zulhas kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga: Tindaklanjuti Inpres, Mendes Yandri Dorong Desa di Jabar Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Lebih lanjut, Zulkifli juga menegaskan bahwa pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memangkas rantai pasok yang panjang antara produsen dan konsumen. 

Selain itu, lanjut Zulkifli, Koperasi juga akan berperan penting dalam menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan pemerintah lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini