Ini merupakan sebuah alasan mengapa kemudian kita harus selalu kembali ke hutan.
Di tengah gemuruh modernitas dan bisingnya dunia, tempat-tempat seperti Danau Rana Mese mengingatkan kita untuk seperti kembali ke mode awal kehidupan.
Alam adalah charger alami yang memberikan energi dan kekuatan baru dalam jiwa kemanusiaan kita.
Tapi berapa lama lagi kita bisa menikmatinya? Jika hutan-hutan seperti ini lenyap, di mana lagi manusia akan menemukan dirinya sendiri?
Sebelum meninggalkan danau, saya meletakkan telapak tangan di permukaan air. Dingin, sejuk dan menyegarkan.
Dalam hati saya berjanji pada diri sendiri: "Saya akan menceritakannya, agar dunia tahu bahwa ada surga yang harus diselamatkan".
Danau Rana Mese mungkin hanya satu titik di peta wisata bagi banyak wisatawan, tetapi bagi saya ia telah mewakili jutaan suara alam yang bisu.
Apabila kita tidak mendengarkannya sekarang, suatu hari nanti, kesendirian di hutan bukan lagi pilihan tetapi kenangan.