opini

Kesunyian yang Menyatukan: Refleksi di Tengah Hutan Terhadap Ancaman yang Mengintai

Rabu, 11 Juni 2025 | 12:38 WIB
Heraklitus Efridus, Presidium Germas PMKRI Cabang Ruteng

Ini merupakan sebuah alasan mengapa kemudian kita harus selalu kembali ke hutan.

Di tengah gemuruh modernitas dan bisingnya dunia, tempat-tempat seperti Danau Rana Mese mengingatkan kita untuk seperti kembali ke mode awal kehidupan.

Alam adalah charger alami yang memberikan energi dan kekuatan baru dalam jiwa kemanusiaan kita.

Tapi berapa lama lagi kita bisa menikmatinya? Jika hutan-hutan seperti ini lenyap, di mana lagi manusia akan menemukan dirinya sendiri?

Sebelum meninggalkan danau, saya meletakkan telapak tangan di permukaan air. Dingin, sejuk dan menyegarkan.

Dalam hati saya berjanji pada diri sendiri: "Saya akan menceritakannya, agar dunia tahu bahwa ada surga yang harus diselamatkan".

Danau Rana Mese mungkin hanya satu titik di peta wisata bagi banyak wisatawan, tetapi bagi saya ia telah mewakili jutaan suara alam yang bisu.

Apabila kita tidak mendengarkannya sekarang, suatu hari nanti, kesendirian di hutan bukan lagi pilihan tetapi kenangan.

Halaman:

Tags

Terkini

Wartawan Harus Tahu Dulu Baru Bertanya

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:17 WIB

Mampukah Wartawan Adil Sejak Dalam Pikiran?

Senin, 9 Februari 2026 | 21:53 WIB

Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi

Senin, 9 Februari 2026 | 07:29 WIB

Negara Gagal, Seorang Anak Memilih Bundir

Jumat, 6 Februari 2026 | 23:25 WIB

KERTAS TII MAMA RETI

Kamis, 5 Februari 2026 | 22:56 WIB