Manggarai Timur, NTT - Berada di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi NTT, Sejarah Danau Rana Mese berkaitan erat dengan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun.
Seperti yang dijelaskan dalam buku Budaya dan Ragam Cerita Rakyat Manggarai Timur, Ni Wayan Sumitri dkk, (2023:40), yang menjadi tokoh pada awal mula Danau Rana Mese bernama Kae Anu dan Ngkiong Molas yang tinggal di kampung bernama Teber.
Sejarah Danau Rana Mese
Secara bahasa, "Rana" artinya danau, sedangkan "Mese" artinya besar. Kisah legenda dan sejarah Danau Rana Mese mencerminkan hubungan spiritual antara masyarakat lokal dan alam.
Baca Juga: Misteri Danau Kelimutu: Warna Air yang Sering Berubah
Berikut adalah sejarahnya dan berbagai informasi lainnya yang menarik untuk diketahui.
Asal-usul Berdasarkan Legenda Lokal
Danau Rana Mese dipercaya berasal dari kisah Kae Anu dan Kiong Molas Liho. Menurut cerita, Kae Anu diperintahkan istrinya untuk menebang pohon di hutan guna membangun rumah baru
Pertemuan dengan Pemburu di Hutan
Ketika Kae Anu sedang menebang pohon, ia melihat seekor tikus kecil bersama seekor tupai yang tampak gelisah.
Tak berselang lama, sekelompok pemburu tiba di tempat itu, mengatakan bahwa mereka sedang mencari anjing peliharaan mereka yang hilang secara misterius di sekitar kawasan tersebut.
Kisah Transformasi Hewan
Para pemburu meyakini bahwa tikus kecil yang dilihat oleh Kae Anu adalah babi hutan besar yang menyamar melalui perubahan wujud.
Artikel Terkait
Kembangkan Pariwisata Sekitar Danau Kelimutu, Pemkab Ende Teken Kerjasama dengan Bali
Tingkatkan Nasiolanis Para Kader Pada HUT RI-77; DPD PDIP NTT Kibar Merah Putih di Puncak Danau Kelimutu
Bagaimana Kondisi Warna Danau Kelimutu Saat Ini, Ini Faktanya
Misteri Danau Kelimutu: Warna Air yang Sering Berubah