Hal senada juga diungkapkan oleh H. Abas dan Abdul Rasyid warga Kp Kenari, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat selaku tokoh dan perwakilan masyarakat pemilik lahan terdampak pembangunan Embung Anak Munting.
Mereka berkomitmen untuk selalu menjaga keutuhan dan kerukunan yang telah terjalin selama ini dan sejalan dengan kemajuan infrastruktur Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Premium.
Menurut mereka, potensi wisata Labuan Bajo telah mendorong masyarakat jadi lebih kreatif dalam membuka peluang dan mendatangkan penghasilan, banyak tercipta lapangan kerja khususnya UMKM yang semakin pesat.
Mereka juga mengungkapkan pentingnya pembangunan tersebut yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan terbukti saat ini sudah sangat dirasakan dampaknya jika dibandingkan masa lalu yang hanya berpangku pada bidang pertanian atau peternakan, urai kedua tokoh masyarakat di Desa Warloka.