pariwisata

Sekretaris Pemuda Pancasila Ende Desak Pemda Evaluasi Pengelolaan Wisata Pantai Kota Raja

FDK
Senin, 13 Februari 2023 | 18:16 WIB
Marianus Laka; Sekretaris Pemuda Pancasila Ende (Foto; Eksklusif)

IDENUSANTARA.COM- Pemda Ende telah menghabiskan sejumlah anggaran demi wisata plaza kuliner Pantai Kota Raja yang kini menjadi ikon baru pariwisata dan wajah Kota Ende.

Namun kehadiran wisata kebanggan warga Kabupaten Ende ini malah menuai kecewa dari sejumlah pengunjung, pada Minggu (12/02/2023).

Pasalnya aroma busuk yang bersumber dari 2 (dua) loket toilet umum pada tempat wisata yang dibangun pemda Ende dengan anggaran yang cukup fantastis ini mengganggu kenyamanan pengunjung yang hendak menikmati pesona wisata  dengan aneka kuliner.

Dua loket toilet umum yang disulap Pemerintah lewat Dinas Pariwisata EndeIn Ini, diketahui mengeruk anggaran 500 juta rupiah

Menyikapi hal ini, Sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Ende, Marianus Laka yang ditemui meminta Bupati Ende, Drs.H. Djafar H. Achmad, M. M mengevaluasi pengelolaan wisata plaza kuliner Pantai Kota Raja.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Menargetkan 1,4 Miliar Wisatawan Nusantara Tahun 2023

Menurut Marianus, sebagai masyarakat pihaknya mengapresiasi niat baik pemerintah yang dicanangkan Bupati Ende 'Djafar Achmad' untuk mendesain wajah Kota Ende sehingga bisa terlihat asri dan nyaman dari aspek pariwisata.

Namun niat baik Pemerintah tak disambut tulus oleh warga Kabupaten Ende terkhusus pengelola Pantai Kota Raja yang berlokasi di Jalan Bhakti' Kota Ende.

Karena pihak pengelola atau pun pengunjung yang dinilai sangat minim kesadaran akan pentingnya kebersihan saat menggunakan toilet bahkan sejumlah area penting wisata kuliner tersebut.

Lanjutnya dalam konteks wisata area penting tidak hanya mengenai hiasan yang terpampang maupun menu makan tradisional yang tersaji disetiap loket - loket wisata kuliner yang disiapkan.

Baca Juga: Presiden: Pasar Tradisional Bersaing dengan Pasar Modern, Kuncinya Manajemen Baik

Tetapi menyangkut tolilet umum justru menjadi salah satu area paling sensitif yang mesti dan harus diprioritaskan dari aspek kebersihan oleh petugas yang diutus pengelola untuk menjaga dan merawat aset negara.

"Saya apresiasi program pemerintah. Tapi kalau dari aspek kebersihan area wisata tidak dianggap penting, ya saya kira, kinerja Pemerintah maupun pihak pengelola mesti segera dievaluasi. Karena menyangkut kenyamanan wisatawan, jadi tidak ada istilah saling persalahkan"' kata Marianus.

Marianus kemudian  berharap, pemda Ende melalui Bupati, Djafar Achmad mengingatkan pengelola dan tugas pihak pengelola, serta menegur para pelanggan yang melek kesadaran dan tak patuh kebersihan.

Halaman:

Tags

Terkini

Sejarah Danau Rana Mese di Manggarai Timur NTT

Kamis, 3 April 2025 | 18:46 WIB

Mengenal Air Terjun Terbesar di Dunia

Kamis, 3 April 2025 | 10:57 WIB