pendidikan

Siap Bertarung dalam Pemilihan Ketua BEM UNIKA, Paket KITA Usung Visi Membumi, Berdaya, dan Berdampak Nyata

Kamis, 19 Juni 2025 | 17:53 WIB

Ruteng, Idenusantara.com – Kontestasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIKA St. Paulus Ruteng periode 2025/2026 semakin menarik untuk dinanti.

Bakal pasangan calon Dionis Desendri Kevianto Suwandi dan Remigius Supardi Goel dengan akronim nama paket "KITA" menyatakan kesiapan untuk ikut bertarung dalam kontestasi demokrasi tingkat kampus tersebut.

Paket KITA yang merupakan akronim dari Kepedulian, Integritas, Transparansi, dan Aksi, mengusung visi besar untuk menjadikan BEM UNIKA sebagai wadah kepemimpinan yang membumi dalam budaya, berdaya dalam komunikasi, dan berdampak nyata bagi seluruh mahasiswa.

Dikenal dengan tagline kampanye Sinergi, Kreatif, Berkarakter, pasangan KITA menawarkan gagasan segar dan relevan bagi mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng.

Visi mereka diterjemahkan dalam serangkaian misi yang berfokus pada penguatan identitas budaya, peningkatan literasi komunikasi, penyediaan ruang ekspresi, menjalin kemitraan dengan pihak luar, serta menjadi jembatan antara mahasiswa dan pihak kampus.

Pasangan KITA telah menyiapkan empat program unggulan yang digagas untuk menjawab kebutuhan dan aspirasi mahasiswa.

Program unggulan tersebut diantaranya BEM Berbudaya, Suara Mahasiswa, Sapa Nusa dan BEM Berbahasa dan BEM Berdaya.

Dionis Desendri Keviantow Suwandi, sebagai bakal calon Ketua BEM menegaskan, program unggulan tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang mesti diperjuangkan mahasiswa.

Melalui mimbar bulanan, polling terbuka, dan podcast advokasi, ia dan pasangan berkomitmen untuk memastikan suara mahasiswa didengar dan diperjuangkan.

Kegiatan festival budaya, pelatihan seni, ekspresi daerah, dan kelas orasi adat akan menjadi kegiatan rutin untuk menjaga dan memelihara nilai-nilai kebudayaan

"Kebebasan berekspresi dengan pendekatan kebudayaan mesti melekat dalam seluruh orientasi kegiatan mahasiswa. Mimpi kami, nilai-nilai budaya lokal mesti dihidupkan di lingkungan kampus," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Remigius Supardi Goel, bakal calon Wakil Ketua BEM.

Dialog budaya, promosi nilai toleransi dan kebhinekaan akan dihadirkan melalui program Sapa Nusa.

Seluruh program tersebut akan dikemas melalui kelas bahasa gratis, literasi publik, dan kampanye bahasa santun.

Halaman:

Tags

Terkini