Deklarasi tersebut disuarakan dari Aula kampus UMK sebagai tanda bahwa Dunia Kampus selaku perguruan Tinggi ikut ambil bagian dalam pesta Demokrasi dengan menggaungkan Pemilu Damai dan Kondusif tanpa melakukan Black Campagn dan isu sara dalm bentuk apapun.
Deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UMK, Prof Dr. Zainur Wulla. M.Si, yang menunjukan bahwa UMK sebagai kampus Multicultural di tengah Kota Kupang sebagai lambang Toleransi yang dijunjung tinggi oleh segenap warga bangsa.
Dalam Deklarasi Pemilu Damai dari Kampus UMK tersebut, pesan yang ingin di sampaikan kepada masyarakat NTT adalah, Mahasiswa sebagai pemilih pemula dan Gen Z Pada era saat ini menjadi faktor penting dalam Pemilu 2024, yang mana hampir 40% lebih pemilih saat ini berasal dari Pemilih Pemula.
Baca Juga: GMKI Kupang: Penyelenggaraan Pesta Abar Pemilu 2024 yang Damai Adalah Tanggung Jawab Bersama
Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai representatif dari miniatur NTT dimana berbagai lapisan etnis suku dan masyarakat ada di kampus putih tersebut, Tumbuh dengan keberanekaragaman yang kompleks yang menjadikan kampus Muhammadiyah sebagai kampus strategis yang menyampaikan pesan-pesan Pemilu damai dan bermartabat.
Deklarasi damai tersebut menyerukan dengan nada ajakan untuk menciptakan situasi yang kondusif, Menolak Hoax dan berbagai politisasi Agama atau identitas serta mengajak masyarakat NTT Ikut berpartisipasi aktif pada Pemilu 2024 secara baik dan jujur.
Rektor UMK, Prof. Wulla mengharapkan, Deklarasi Pemilu Damai yang di gaungkan hari ini menjadi salah satu efek bagi semua kampus lainnya di NTT dan terutama pada Pemilih pemula dari kalangan Gen Z Untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu, Selain itu juga Pemilu 2024 diharapkan juga akan melahirkan tokoh politik hebat baik yang lahir dari aspirasi-aspirasi rakyat.***