Oleh karena itu, tuduhan terhadap Biden membawa persoalan konflik Gaza untuk keuntungan politik semakin menggambarkan kompleksitas hubungan antara kepentingan luar negeri dan politik domestik dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat di Timur Tengah.
Hal ini menyoroti tantangan yang dihadapi pemimpin global dalam menavigasi respons yang efektif dan etis terhadap konflik yang berpotensi mengancam kestabilan regional dan global.***