Ide Nusantara.com- Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ende NTT bersama jajarannya dan akan berakhir.
Kendati demikian, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ende, Provinsi NTT menemukan banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pentarlih) di lapangan.
Hal ini disampaikan Kordinator Divisi (Kordiv) HP2H Bawaslu Ende, Maria Uria Ie, S. Akun, kepada wartawan usai menggelar sosialisasi kepada pemilih pemula di SMKN 1 Ende, Senin (13/3/2023).
Dikatakan Maria dari sekian pelanggaran yang ditemui pihaknya di lapangan, ada pelanggaran yang sangat fatal dan sudah disarankan oleh Bawaslu Ende untuk diperbaiki sesuai dengan regulasi.
Baca Juga: Siap Jadi Tuan Rumah ASEAN SUMMIT 2023, Masyarakat Labuan Bajo Bangun Infrastruktur Jalan Golomori
Pelanggaran yang ditemukan Bawaslu Ende di lapangan itu seperti ada pemilih yang belum ditemui dan dicoklit oleh Pantarlih tetapi petugas sudah menempel stiker di rumah. Serta adanya petugas Pantarlih yang memberikan kewenangan kepada PPS untuk melakukan coklit.
Selain itu, Bawaslu Ende juga menemukan pemilih pindah atau pindah memilih yang belum disertakan dengan dokumen pindah pilih dan menemukan banyak pemilih pemula potensial yang belum memiliki KTP Elektronik.
Ditemukan juga masih ada pemilih yang sudah meninggal tetapi belum ada akta meninggal serta surat keterangan kematian dari desa dan kelurahan.
"Dari beberapa temuan ini kita sudah sarankan untuk diperbaiki, yang belum itu pemilih yang sudah meninggal. Kita akan koordinasi dengan Disdukcapil Ende," tutur Maria.
Baca Juga: WKRI DPC Roh Kudus Katedral Denpasar Gandeng Sejumlah Kolaborator Gelar Vaksinasi Covid-19 Inklusif
Pengawasan itu diketahui dilakukan pada seluruh Pantarlih di seluruh TPS yang telah dirancang oleh KPU.
Pada minggu pertama Bawaslu Ende melakukan pengawasan melekat dan pada minggu terakhir melakukan uji petik pelaksanaan Coklit yang sudah dilakukan oleh Pantarlih.
"Kami sudah melakukan pengawasan sejak awal dan juga melakukan evaluasi serta uji petik lapangan,"imbuh Maria.***
.