polhukam

Yohanes Oci Kritisi Pernyataan AHY Terhadap Kepemimpinan Presiden Jokowi

Senin, 3 Oktober 2022 | 19:36 WIB
Yohanes Oci Kritisi Pernyataan AHY Terhadap Kepemimpinan Presiden Jokowi (Foto Piter Bota)

IDENUSANTARA COM - Polemik pernyataan AHY terkait Kepemimpinan Presiden Jokowi tinggal gunting pita dalam hal pembangunan infrastruktur dinilai sangat blunder.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan serius dari Praktisi Ilmu Pemerintahan Alumnus Pascasarjana Universitas Islam “45” Bekasi Yohanes Oci mengatakan jika kritikan AHY tersebut adalah blunder dalam perhitungan politik .

“Tentu statment AHY itu ibarat menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Alasannya apa?, karena program unggulannya Jokowi mulai dari periode pertama sampai yang kedua ini lebih masif pembangunan infrastruktur dan hal ini salah satu faktor yang membuat tingginya tingkat kepuasan publik pada kinerja Jokowi,” tegas Yohanes Oci kepada awak media ketika dihubungi via telepon (26/09/2022).

Lebih lanjut dirinya mengingatkan agar AHY dan partai demokrat itu ketika mengkritik harus disertakan dengan pemaparan data yang valid sehingga publik bisa menilai siapa yang salah dan siapa yang benar.

“lazim nya ketika kita mengkritik itu harus berdasarkan data yang valid dan komperhensif sebab data itu lah sebagai acuan atau landasan ilmiah untuk dilakukan perbandingan sehingga kritikan yang pak AHY dan partai demokrat yang disampaikan ke publik tidak terkesan opini,” sambung Yohanes Oci.

Selain itu ia menegaskan bahwa perdebatan diruang publik sebaiknya lebih kepada perdebatan substantif dan konseptual yang menjurus pada pemecahan masalah sehingga publik bisa menilai setiap kemampuan kandidat perihal pemahaman suatu masalah serta konsep yang ditawarkan untuk memecahkan masalah tersebut.

“Kita berharap pada semua partai politik agar berdebat secara substantif dan penawaran konseptual. Sehingga publik bisa menilai siapa yang benar-benar memahami permasalahan serta konsep seperti apa yang ditawarkan untuk memecahkan masalah tersebut,” tegasnya.

“Partai Demokrat sepertinya menggali kubur sendiri karena blunder AHY yang salah memilih objek kritikannya untuk menyerang Jokowi dan partai PDIP, itu terjadi karena kritikan tidak berbasis pada data. Ya, bisa saja karena kurangnya literasi.,” tutupnya.

Tags

Terkini