Idenusantara.com - Saluran irigasi yang menjadi titik pusat sumber aliran air ke sawah Warga purang dan nanu kecamatan Rahong Utara, kabupaten Manggarai, NTT mengalami rusak parah akibat hujan deras pada Minggu, 04 Mei 2025.
Rusaknya irigasi di lokasi tersebut berakibat pada terganggunya pasokan air ke sawah dan potensi kekeringan lahan pertanian.
Baca Juga: Reses di Elar Selatan, Usman Jemain Fokus Suarakan Irigasi dan Jalan Tani
Hal ini, di ungkapkan oleh salah seorang petani asal Purang, Desa Buar Kecamatan Rahong Utara, Libertus Lesing melalui pesan whatsapp pada Senin malam (05/05/2025).
Melalui sambungan Whatsapp, Libertus Lesing menyampaikan bahwa, petani sawah di purang dan Nanu terancam gagal panen.
Hal ini, kata dia, diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Rahong Utara minggu sehingga mengakibatkan beberapa titik irigasi Wae Lega 3 rusak parah dan aliran air terputus total.
"Petani sawah dari Purang dan Nanu terancam gagal panen pak, akibat hujan deras kemarin. Ada beberapa titik irigasi Wae Lega 3 rusak para dan aliran air ke sawah terputus total," Jelas Libertus.
Baca Juga: Petani Milenial Oesao Ajak Anak Muda Jangan Malu Turun ke Sawah
Menurut Libertus, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) di Desa Buar
"WKPP desa Buar sudah melakukan pengecekan langsung lokasi kerusakan irigasi juga sedang berusaha untuk mengumpulkan data yang kemudian akan di laporkan ke dinas pertanian dan pemerintah," ujar Libertus
Terkait respon dari WKPP, Libertus melanjutkan bahwa pihak WKPP sedang menggali data untuk di laporkan ke dinas pertanian dan pemerintah pusat.
Ibe berharap, jika nanti WKPP sudah mengirimkan data terkait kondisi irigasi wae lega 3 yang rusak parah, pihak dari dinas terkait dalam hal ini dinas pertanian dan pemerintah pusat bisa dengan cepat merespon.
"Kalaupun nanti tidak di respon pemerintah, saya akan melakukan aksi untuk mendesak mereka agar secepatnya memperbaiki irigasi tersebut," tegasnya.
"Karena ini menyangkut nasib para petani untuk menghidupi keluarganya dari hasil panen. Kalau tidak cepat diperbaiki, otomatis para petani akan mengalami gagal panen," tegasnya lagi.
Artikel Terkait
Kwatir Gagal Panen Akibat Sawah Terendam Banjir; Warga Wolau Minta Pemda Ende Normalisasi Kali
Reses di Elar Selatan, Usman Jemain Fokus Suarakan Irigasi dan Jalan Tani
Petani Milenial Oesao Ajak Anak Muda Jangan Malu Turun ke Sawah
Indahnya Sawah Ini, Cocok untuk Spot Foto dan Berwisata Keluarga