ENDE - Mitra mandiri di Kecamatan Ende Selatan calon Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau calon dapur sehat yang nantinya menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) kini persiapannya sudah mencapai 75 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Ros Amina pada media ini, Selasa 1 Juli 2025.
Ros menyapmaikan, dari segi legalitas yayasan yang telah kami siapkan sebagai bangunan calon SPPG atau calon dapur sehat saat ini telah mencapai 75 persen. Dan bangunan yang kami siapkan ini merupakan bangunan renovasi yang tentunya kami mengikuti standar BGN yaitu tentang renovasi.
Kata Ros, kami juga telah gambarkan kepada SPPI bahwasanya sudah terdapat ruangan-ruangan yang nantinya akan dipakai dalam pengolahan makan bergizi gratis, seperti loading dog - barang masuk, loker karyawan, resepsionis, ruang konsultasi gizi, ruang kerja KSPPG, ruang penyimpanan alat makan, ruang pencucian ompreng, ruang masak, ruang pemorsian juga gudang basah dan gudang kering.
"Secara keseluruhan bawasanya calon SPPG Kecamatan Ende Selatan yang lokasinya berada di Jalan Adi Sucipto dari sisi bangunangya telah 75 persen dan akan rampung dalam waktu dekat, kemudian untuk peralatan makan seperti ompreng stainless Steel telah tersedia, dan peralatan lainnya akan kami rampung" Sambung Ros.
Ros juga menyampaikan, sebagai mitra pada SPPG mandiri, kami siap mendukung program super prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu program MBG agar kemudian anak-anak kita bisa menikmati makanan bergizi gratis, mereka menjadi sehat dan cita-cita Indonesia emas 2045 dapat terwujud berdasarkan semangat gotong royong dan kerja sama.
"Tentunya SPPG ini sepenuhnya mengikuti ketentuan-ketentuan BGN baik itu dari juknis, petunjuk teknis pelaksana untuk program MBG baik itu dari Layout bangunannya, SDM, dan juga masakan makanannya yang harus steril dan higienis. Hal itu yang kami maksimalkan kedepan agar dapat terlaksana" Lanjutnya.
Lanjut Ros, karena bagaimanapun juga tidak hanya anak sekolah yang diberikan MBG namun ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menerima MBG. Tentunya kedepan kami tetap steril dalam persiapan agar program ini bisa berjalan sesuai harapan bersama.
"Program MBG ini juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat terlebih khusus bagi ibu-ibu rumah tangga. Karena dalam SPPG itu tentunya dibutuhkan 47 karyawan atau SDM SPPG" Tutup Ros.***