Tekan Angka Kecelakaan di Manggarai, Operasi Patuh Turangga 2025 Utamakan Edukasi Masyarakat

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Senin, 14 Juli 2025 | 13:35 WIB

Meski demikian, ada sedikit kabar baik di tengah kenaikan jumlah kejadian. Jumlah korban meninggal dunia pada semester I tahun 2025 menunjukkan penurunan menjadi 148 orang, dari 168 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Demikian pula, korban luka berat menurun dari 273 menjadi 267 orang. Namun, tren yang perlu menjadi perhatian adalah korban luka ringan justru meningkat dari 767 menjadi 1.019 orang.

Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas pada semester I tahun 2025 tercatat 14.280 pelanggaran, mengalami penurunan sebesar 9% atau 1.491 pelanggaran dibandingkan semester I tahun 2024 yang mencapai 15.771 pelanggaran.

Fokus Edukasi, Persuasif, dan Humanis

Operasi Patuh Turangga 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 14 Juli hingga 27 Juli 2025, secara serentak di seluruh Indonesia.

Berbeda dengan pendekatan yang selalu mengedepankan penindakan, operasi kali ini akan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, dan humanis, didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile).

AKBP Hendri berharap, Operasi Patuh Turangga 2025 dapat menekan jumlah korban fatalitas kecelakaan lalu lintas, meminimalisir kemacetan, meningkatkan kepatuhan masyarakat, serta mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang mantap.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Polres Manggarai dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.

"Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Selamat menjalankan operasi, semoga semuanya dilancarkan" tutupnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Rekomendasi

Terkini

X