Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan, Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Ruteng Diresmikan

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Senin, 28 Juli 2025 | 12:44 WIB

Ruteng, Idenusantara.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng secara resmi membuka Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pada Senin (28/7/2025).

Inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam upaya peningkatan pemberdayaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Fasilitas SAE didedikasikan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan agar mereka dapat menjadi individu yang produktif.

Peresmian dilakukan langsung oleh Ketut Akbar Herry Achar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam sambutannya, Ketut Akbar menegaskan bahwa SAE ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata komitmen Kanwil Kemenkumham NTT untuk mendorong kemandirian warga binaan.

"Sarana Asimilasi dan Edukasi ini adalah jembatan vital bagi warga binaan untuk mendapatkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," ujar Ketut Akbar.

Ia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan visi Kanwil Kemenkumham NTT dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang modern dan berbasis hak asasi manusia, dengan fokus utama pada pemberdayaan dan pengembangan potensi warga binaan.

"Ini adalah investasi kita untuk masa depan mereka, dan juga untuk keamanan serta ketertiban masyarakat secara keseluruhan, sekaligus menunjukkan komitmen Kanwil NTT dalam mendukung program Pemasyarakatan yang progresif di seluruh wilayah melalui pendekatan yang mengedepankan pemberdayaan," tambahnya.

SAE Rutan Kelas IIB Ruteng ini dirancang khusus untuk memfasilitasi berbagai program pemberdayaan.

Mulai dari pelatihan keterampilan kerja seperti pertanian, perkebunan, pertukangan, hingga pelatihan kejuruan lainnya yang disesuaikan dengan potensi pasar kerja lokal.

Selain itu, fasilitas ini juga akan digunakan untuk kegiatan edukasi, seperti pendidikan formal maupun non-formal, serta pembinaan kepribadian dan mental, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga binaan.

Dengan adanya sarana ini, diharapkan warga binaan dapat lebih mandiri, memiliki daya saing, dan siap untuk berkontribusi positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng, Saiful Buchori, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan rasa syukurnya atas peresmian SAE ini.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Kanwil Kemenkumham NTT dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan SAE ini. Kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembinaan yang kita harapkan, yaitu menjadikan warga binaan subjek pemberdayaan, bukan hanya objek pembinaan," ujar Saiful.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Rekomendasi

Terkini

X