Menurut Firamudin, tabrakan berawal saat Obed bersama sopirnya bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Soe, Timor Tengah Selatan (TTS), menuju ke Kupang. Tiba di lokasi kejadian, mobil politikus Partai NasDem sekaligus mantan Bupati TTS itu tak bisa dikendalikan sopir lantaran jalan menikung tajam.
Baca Juga: Termasuk Manggarai Timur Kompak Dukung Sekolah Rakyat Pemda Siap Sediakan Lahan dan Tenaga Pengajar
Pada saat yang sama, Abraham bersama temannya Modesta Uak (33) datang dari arah berlawanan mengendarai mobil Suzuki Katana berpelat DR 1294 CF. Brakkk! Tabrakan pun tak terhindarkan.
Menurut Firamudin, tabrakan itu juga membuat bagian depan mobil Abraham ringsek. Saat ini, polisi tengah memburu sopir pribadi Obed Naitboho yang melarikan diri seusai terlibat kecelakaan.
"Sopirnya masih dalam lidik. Kalau anggota DPRD (Obed) itu kondisinya aman," tutur Firamudin seperti ditulis DetikBali
Kasat Lantas Polres Kupang abaikan hak keluarga korban untuk minta informasi
Perilaku Kasat Lantas Polres Kupang yang melecehkan dan merendahkan harkat dan martabat keluarga korban dalam meminta informasi soal perkembangan perkara membuat PADMA dan Kompak Indonesia sakit hati.
"Fakta menyakitkan dan bagi kami adalah perilaku seorang Kasat Lantas Polres Kupang yang melecehkan dan merendahkan Harkat dan Martabat Keluarga Berduka seorang dokter Perempuan yang mau meminta informasi perkembangan penanganan perkara tabrakan maut," Tegas Gabriel dalam keterangan Pers yang diterima media ini pada senin, 18 Agustus 2025.
Gabriel mengatakan, kalau dari jejak digital diduga kuat Kasat Lantas Polres Kupang juga pernah menjadi Kasat Lantas Polres Sikka bermasalah hukum terhadap Perempuan sehingga dimutasi ke Polda NTT.
Baca Juga: Termasuk Manggarai Timur Kompak Dukung Sekolah Rakyat Pemda Siap Sediakan Lahan dan Tenaga Pengajar
Terpanggil nurani kemanusiaan untuk memperjuangkan Keadilan Korban dr. Abraham mati tragis dan Bidan Modesta Ua yang alami kecelakaan dan traumatik psikologis maka kami dari Keluarga Besar PADMA INDONESIA dan KOMPAK INDONESIA menyatakan,
Pertama, mendesak Kapolres Kupang untuk mengusut tuntas dan menproses hukum Pelaku Utama Tabrakan Maut dan Tragis apakah sopir yang ditetapkan Tersangka atau ada orang lain yang membawa mobil ugal-ugalan ngebut di jalan dan mengabaikan keselamatan pengguna jalan dan penumpang.
Kedua, mendesak Kapolres Kupang untuk menindak tegas Kasat Lantas Polres Kupang yang diduga kuat telah melecehkan bahkan menginjak-injak harkat dan martabat Keluarga Korban yang sedang berduka yakni seorang perempuan yakni dokter yang meminta Keterangan Resmi terkait penanganan perkara pidana almarhum dokter Abraham.
Ketiga, kami menyampaikan Duka Mendalam kepada Keluarga Besar Alm dokter Abraham dan mendukung total Keluarga Besar yang bersama-sama melakukan investigasi mendalam dan meminta bantuan alm dokter Abraham untuk mengungkap siapa Pelaku Tabrakan Maut sesungguhnya apakah betul sopir yang sudah.ditetapkan Tersangka atau ada Pelaku lainnya yang diduga kuat diamankan.
Kami doakan Almarhum Dokter Abraham Bahagia Abadi di Rumah Bapa di Surga dan Keluarga Besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Gabriel Goa,Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA dan Ketua KOMPAK INDONESIA
Artikel Terkait
Padma Indoensia Desak Kapolres Kupang Transparan dan Jujur Usut Tuntas Kematian Dokter Abraham