Kasus Tabrak Maut Dokter Abraham Masih Misteri, Kasat Lantas Polres Kupang Abaikan Hak Keluarga Korban untuk Minta Informasi

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 07:46 WIB
Gabriel Goa,Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA dan Ketua KOMPAK INDONESIA (Foto: Dok. Istimewa IDN.com)
Gabriel Goa,Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA dan Ketua KOMPAK INDONESIA (Foto: Dok. Istimewa IDN.com)

Kupang, idenusantara.com -- Lembaga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia mendesak Kapolres Kupang untuk mengusut tuntas kematian dr. Abraham Taufiq, dalam tabrakan maut di Jalan Timor Raya Kilometer 58, Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, provinsi NTT, pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 16.00 Wita

Padma menilai kalau Hukum tajam ke bawah terhadap orang kecil dan tumpul ke atas terhadap kaum yang kuat. 

"Fakta membuktikan penegakan Hukum menajam ke bawah terhadap wong cilik dan menumpul ke atas," Ujarnya

Gabriel juga menyoroti lambannya proses hukum terhadap kaum kuasa yang bermodal. 

"Berkaitan perkara Hukum dengan pelaku rakyat biasa cepat sekali proses penanganannya, tetapi kalau kaum kuat kuasa dan kaum kuat modal, prosesnya berbelit - belit," Tambahnya lagi

Duka yang Mendalam 

Keluarga Besar Lembaga PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) bersama Lembaga KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) menyatakan DUKA YANG MENDALAM atas kematian tragis dr. Abraham Taufiq.

Mereka menyebut kalau dr. Abraham merupakan pahlawan kesehatan yang melayani para pasien di Wilayah Perbatasan NKRI dan Timor Leste. 

Kronologis Kejadian 

Dilaporkan DetikBali pada Rabu, 18 Juni 2025 , Mobil Mitsubishi Pajero milik anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Obed Naitboho, terlibat dalam tabrakan maut di Jalan Timor Raya Kilometer 58, Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Kecelakaan tersebut menewaskan seorang dokter, Abraham Taufiq (45).

Baca Juga: Diduga Melakukan Korupsi, Kompak Indonesia Desak KPK RI Periksa Kepala BPJN NTT

Kasat Lantas Polres Kupang, AKP Firamudin menyebut kalau kecelakaan tersebut diduga karena kelalaian sopir Mitsubishi Pajero milik angggota Dewan, Obed Naitboho. 

"Diduga karena kelalaian sopir Mitsubishi Pajero berpelat DH 1371 CD bergerak dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan menikung ke kiri, lalu menabrak korban dengan mobil dari arah berlawanan," ungkap Kasat Lantas Polres Kupang, AKP Firamudin, kepada detikBali, Rabu (18/6/2025).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X