- Meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak.
- Mempercepat warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
- Membuka peluang ekonomi baru dan memacu pertumbuhan lokal.
- Memperkuat integrasi sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Baca Juga: Wakil Gubernur NTT Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Nagekeo
Lexy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi sosial-ekonomi yang memberikan efek langsung dan bberkelanjutan
"Ini adalah langkah strategis. Selain membuka akses, proyek ini memberikan rasa keadilan bagi warga perbatasan. Mereka tidak lagi merasa terisolasi, dan pemerintah hadir memberikan solusi nyata," ujar Lexy.
Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat
Lexy Armanjaya menekankan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada pemerintah atau DPRD, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, dengan pengawasan bersama, proyek diharapkan selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan manfaat maksimal.
"Fungsi pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab DPRD. Masyarakat juga harus ikut terlibat, memastikan pembangunan di perbatasan berjalan adil dan memberi manfaat maksimal," tegas Lexy.
"Masyarakat diharapkan ikut mengawasi kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, dan ketahanan fisik jalan agar proyek benar-benar berdampak positif dan berkelanjutan," tutupnya.*
Artikel Terkait
Polres Manggarai Barat Gelar Pengecekan Peralatan Dalmas
Pelaku Pencurian di Kapal Milik Wisatawan Australia Berhasil Diamankan Polres Manggarai Barat
Dominasi Tuan Rumah di MOSE Cup II, SDI Momang Mese Sapu Bersih Semua Kejuaraan
Dugaan Proyek Fiktif, PPK 3.2 Satker PJN Wilayah III NTT: Semuanya Masih Tetap Berjalan
Buka Tour de EnTeTe, Gubernur NTT : Kita Siap Berdiri Sejajar di Panggung Dunia
Buka Lima Tahun ETF 2025, Gubernur NTT Sebut Tenun NTT Sebagai Maha Karya Leluhur dan Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah
Kunjungi KWT Dalam Kota, Bupati Nabit Dorong Urban Farming untuk Ketahanan Pangan