Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Senin, 22 Desember 2025 | 06:45 WIB

idenusantara.com -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Dekranasda Kabupaten Manggarai Barat secara resmi meluncurkan NTT Mart Manggarai Barat di Labuan Bajo pada Minggu (21/12).

Kehadiran NTT Mart menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus menegaskan posisi Manggarai Barat sebagai etalase utama produk unggulan NTT.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Barat, serta para pengusaha Usaha Makro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Gubernur Melki dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan NTT Mart di Manggarai Barat harus menjadi prioritas besar dan dikelola secara serius. Hal ini sejalan dengan posisi strategis Manggarai Barat sebagai lokomotif (prime mover) pariwisata NTT, dengan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.

Baca Juga: Melalui Sepuluh Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT, Gubernur NTT Dorong Transformasi Pembangunan Berkelanjutan

"Balinya NTT itu ada di Manggarai Barat. Karena itu, NTT Mart kelas besar harus hadir dan tumbuh di sini. Ini bukan sekadar toko, tetapi ekosistem ekonomi rakyat yang menguntungkan semua pihak," tegas Gubernur.

Gubernur Melki menyampaikan bahwa NTT Mart dihadirkan sebagai instrumen konkret untuk mendorong demokrasi ekonomi, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

"Jika demokrasi politik telah relatif berjalan baik, maka demokrasi ekonomi harus diperkuat agar kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh rakyat."

Melalui NTT Mart, pemerintah mendorong perubahan paradigma : UMKM dan IKM tidak lagi dipandang sebagai sekadar "pelaku", tetapi sebagai pengusaha yang memiliki martabat, kapasitas, dan peluang untuk tumbuh dan berkembang.

Empat Prasyarat Pengembangan Pengusaha UMKM–IKM

Dalam sambutannya, Gubernur Melki juga menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong penguatan pengusaha UMKM dan IKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemenuhan empat prasyarat utama yang harus dipastikan hadir secara bersamaan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Rapat Paripurna di DPRD NTT

Pertama, permodalan. Pemerintah Provinsi NTT memfasilitasi akses permodalan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini telah berputar sekitar Rp2,6 triliun di seluruh wilayah NTT. Skema ini akan semakin diperkuat dengan tambahan alokasi Rp1 triliun dari Bank NTT pada tahun mendatang.

“Pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga akan terlibat aktif dalam menyiapkan dan mendampingi calon penerima KUR agar pembiayaan tepat sasaran dan dimanfaatkan secara produktif,” ucap Melki.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X