Kedua, pendampingan teknis. Selain permodalan, Gubernur NTT juga menerangkan para pengusaha UMKM dan IKM akan mendapatkan pendampingan teknis yang terintegrasi.
“Pendampingan ini dilakukan oleh pemerintah daerah bersama perbankan, mencakup peningkatan kualitas produksi, pengolahan bahan baku, pengemasan produk, hingga kesiapan pemasaran. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, pengusaha UMKM dan IKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal,” terang Gubernur Melki.
Baca Juga: Wakil Gubernur NTT Tinjau Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di SPPG Gorontalo Labuan Bajo
Ketiga, literasi dan manajemen keuangan. Gubernur menekankan pentingnya literasi keuangan agar pengusaha UMKM dan IKM mampu mengelola finansial usaha secara sehat dan berkelanjutan. Edukasi keuangan diarahkan pada kemampuan memisahkan modal dan keuntungan, mengatur arus kas, serta merencanakan pengembangan usaha.
“Program ini akan didukung oleh perbankan dan pemerintah, sehingga pengusaha UMKM dan IKM tidak hanya mampu berproduksi, tetapi juga berpikir dan bertindak sebagai pengusaha profesional,” jelasnya.
Keempat, pasar. Sebagai prasyarat terakhir, NTT Mart dihadirkan sebagai solusi konkret penyediaan pasar bagi produk-produk lokal. NTT Mart menjamin produk UMKM dan IKM yang memenuhi standar kualitas dapat terserap pasar dan dipasarkan secara luas, baik kepada masyarakat NTT maupun wisatawan nasional dan internasional.
“Dengan demikian, rantai produksi hingga pemasaran dapat terhubung secara utuh dan berkelanjutan,” ungkap Gubernur NTT.
Baca Juga: Aktivis GMNI Mendesak Gubernur NTT Segera Dialog Dengan Kapolda NTT Terkait Operasi Moke
Melalui pemenuhan empat prasyarat ini, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan IKM bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata untuk membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, mandiri, dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan NTT Mart di seluruh kabupaten/kota se-NTT, dengan tahun ini menjadi momentum percepatan realisasi. Gubenur Melki menegaskan komitmen yang kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat dengan menuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh kabupaten di Provinsi NTT.
"Ini adalah peluncuran NTT Mart yang ke-10. Setelah Natal kita luncurkan lagi di kabupaten-kabupaten yang belum. Tahun ini harus kita tuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh NTT." Tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing, dalam laporannya, menyampaikan bahwa NTT Mart Manggarai Barat merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dan Dekranasda Manggarai Barat.
“Saat ini, NTT Mart Manggarai Barat menampilkan 323 produk, dari 32 pengusaha IKM lokal. Dalam laporannya, Sony Libing menegaskan komitmen anggaran tahun depan lebih dari Rp200 juta untuk penambahan dan pembelian produk lokal yang akan dipasarkan dalam NTT Mart Manggarai Barat. Manggarai Barat diposisikan sebagai etalase seluruh produk NTT, seiring perannya sebagai pintu masuk utama pariwisata NTT.” Ujar Sony.
Gubernur Baca Juga: Buka ETMC XXXIV di Ende, Gubernur NTT : Sepak Bola Satukan Kita dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Dukungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat
Artikel Terkait
Wakil Gubernur NTT Tinjau Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di SPPG Gorontalo Labuan Bajo
Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Rapat Paripurna di DPRD NTT
Melalui Sepuluh Program Dasa Cita "Ayo Bangun NTT", Gubernur NTT Dorong Transformasi Pembangunan Berkelanjutan