Pemkab Manggarai Ambil Langkah Antisipatif Hadapi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Selasa, 13 Januari 2026 | 12:46 WIB
Tangkapan layar imbauan Pemerintah Kabupaten Manggarai terkait waspada cuaca ekstrem
Tangkapan layar imbauan Pemerintah Kabupaten Manggarai terkait waspada cuaca ekstrem

IDENUSANTARA.COM - Pemerintah Kabupaten Manggarai mengambil langkah antisipatif dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini ditempuh menyusul meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi disertai angin kencang dan petir, yang dinilai dapat memicu berbagai bencana alam jika tidak diantisipasi secara serius.

Kebijakan antisipatif tersebut merujuk pada informasi dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Manggarai. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Manggarai Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Manggarai mengeluarkan himbauan resmi bernomor 300.2.2/16/1/2026 tertanggal 12 Januari 2026 yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Himbauan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyampaikan bahwa langkah antisipatif ini merupakan upaya pemerintah untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak kerugian, baik jiwa maupun harta benda.

Ia menegaskan bahwa peringatan dini harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata di tingkat masyarakat.

"Cuaca ekstrem adalah ancaman nyata yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan yang telah disampaikan," ujar Wakil Bupati.

Baca Juga: Longsor Tutup Jalur Nasional Ruteng-Reo, Pemkab Manggarai Bergerak Cepat Pulihkan Akses

Dalam himbauan tersebut, masyarakat diminta untuk secara rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Warga juga diingatkan agar menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air dan drainase guna mencegah terjadinya banjir akibat aliran air yang tersumbat.

Selain itu, masyarakat diimbau memastikan kondisi rumah dan bangunan dalam keadaan aman dan kokoh. Pohon-pohon besar atau dahan rapuh di sekitar permukiman disarankan untuk dipangkas guna mengurangi risiko tumbang saat angin kencang. Aktivitas di luar rumah, khususnya di wilayah rawan bencana, diminta untuk dibatasi ketika cuaca ekstrem berlangsung.

Pemkab Manggarai juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi kondisi darurat. Warga diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, senter, baterai, serta pakaian hangat. Jika muncul tanda-tanda bencana, masyarakat diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan melaporkan kejadian kepada aparat pemerintah setempat maupun petugas terkait.

Baca Juga: Sedih! Kronologi Insiden Tenggelam di Tiwu Pai yang Renggut Nyawa Pelajar SMP

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, pemerintah daerah secara khusus mengingatkan agar tidak melaut saat terjadi gelombang tinggi serta menjauhi area pantai demi keselamatan. Arahan dan informasi dari petugas diminta untuk dipatuhi sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko kecelakaan laut.

Untuk memastikan himbauan ini tersampaikan secara menyeluruh, para camat diinstruksikan meneruskan informasi kepada kepala desa dan lurah di wilayah kerja masing-masing. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Melalui langkah antisipatif ini, Pemkab Manggarai menegaskan komitmennya untuk hadir lebih awal dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian dan kesiapan demi menjaga keselamatan bersama di tengah dinamika cuaca yang semakin tidak menentu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X