Idenusantara.com-Orang tua tidak diberi buku panduan tentang cara membesarkan anak-anak mereka. Sebagai orang tua, kita berharap dapat memberikan bimbingan yang memberikan fondasi yang kokoh bagi mereka untuk meraih kesuksesan dalam hidup sebagai orang dewasa. Untungnya, penelitian selama beberapa dekade menunjukkan kebiasaan pengasuhan tertentu yang terbukti efektif.
Penelitian menunjukkan bahwa cara Anda memilih untuk mendidik anak Anda sangat berpengaruh terhadap seberapa sukses mereka nantinya.
Jika Anda ingin anak-anak Anda tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia, sehat, dan sukses, itu lebih sederhana dari yang Anda bayangkan. Meskipun beberapa kiat ini mungkin tampak cukup jelas dalam kesederhanaannya, namun demikian, ini bukan sekadar asumsi. Kiat-kiat ini sebenarnya telah terbukti berhasil.
Berikut beberapa tips pengasuhan yang akan mendorong kesuksesan anak Anda di masa depan:
Jadilah Pengasuh yang Peka, Terutama di Awal-awal Masa Kanak-kanak
Pengalaman hidup seorang anak selama masa prasekolah dapat terbawa hingga dewasa. Pada tahun 2014, sebuah studi dilakukan dari sudut pandang anak-anak yang tumbuh dalam kemiskinan dan bagaimana nasib mereka.
Mereka yang memiliki orang tua yang menanggapi sinyal mereka dengan sensitif (dengan cepat dan tepat) dan menyediakan landasan yang aman untuk menjelajahi dunia cenderung lebih sukses di kemudian hari.
Anak-anak yang orang tuanya menunjukkan pendekatan "pengasuhan yang sensitif" berprestasi lebih baik dalam tes akademik. Mereka juga memiliki hubungan yang lebih sehat, dan prestasi akademik yang lebih besar di usia 30-an.
Berikan anak Anda awal terbaik dengan menawarkan fondasi yang kokoh dan penuh kasih sayang di tahun-tahun awal perkembangannya.
Baca Juga: Keadilan Sosial di Negeri Para Tuan: Matinya Kesetaraan di Tangan Budaya Feodal
Nikmati Momen Berkualitas Bersama Anak-Anak Anda | Tips Mengasuh Anak
Sejak lama, orang tua percaya bahwa mengatur kehidupan mereka untuk menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan anak-anak mereka adalah hal yang bermanfaat. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa hal itu sama sekali tidak benar.
Ya, menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak Anda memang sangat bermanfaat. Namun, stres karena harus menyeimbangkan pekerjaan dan waktu yang cukup bersama anak-anak bisa berakibat buruk. Terutama jika Anda terlalu memforsir diri karena lebih menghargai kuantitas waktu daripada kualitas waktu yang lebih sedikit.