Dalam perkembangan terbaru, penyidik kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait sebagai bagian dari proses pengumpulan fakta dan bukti. Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi dasar penyelesaian yang adil bagi semua pihak.
Meski memilih jalur hukum, perusahaan menegaskan tetap berkomitmen menghormati hak-hak masyarakat sepanjang tuntutan tersebut didasarkan pada kesepakatan yang sah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Perusahaan tetap berkomitmen menjalankan proyek sesuai izin dan ketentuan hukum, serta menghormati hak masyarakat sepanjang didasarkan pada kesepakatan yang sah dan terdokumentasi. PT Gistek Prima Energindo mengajak publik menunggu proses hukum yang sedang berjalan," tutup pernyataan resmi tersebut.
Proyek PLTMH Cunca Lega sendiri diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam penyediaan energi bersih serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Manggarai. Namun, konflik yang terjadi menunjukkan pentingnya kepastian hukum, komunikasi yang transparan, dan perlindungan terhadap seluruh pihak agar proyek strategis tersebut dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.
Artikel Terkait
Gerak Cepat Pemprov NTT, Tragedi YBR Jadi Acuan Evaluasi dan Benahi Pendataan dan Program Penanggulangan Kemiskinan
Tangisan Gubernur NTT dan Sampaikan Empati Kepada Keluarga YBR Saat Kunjungi Jerebuu
Bukan Hanya Mengabarkan, Jurnalis Manggarai Kini Berdiri di Garda Pelestarian Lingkungan
Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi
Peringati HPN Tahun 2026, AJO MATIM Gelar Penghijauan di Wae Bobo
Tak Sekadar Seremonial, HPN 2026 di Manggarai Jadi Seruan Keras PRISMA untuk Pers yang Independen dan Berani
Mampukah Wartawan Adil Sejak Dalam Pikiran?