Satu Tahun Kepemimpinan Melki-Jhoni: Pertumbuhan Ekonomi Mencapai 5,14%, Angka Kemiskinan Menurun Hingga NTT Raih Pin Swasembada Pangan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 05:56 WIB
Rapat Paripurna Penyampaian Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Melki dan Wagub Johni (Foto:Biro setda Prov NTT)
Rapat Paripurna Penyampaian Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Melki dan Wagub Johni (Foto:Biro setda Prov NTT)

Idenusantara.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena bersama wakil Gubernur Johni Asadoma menghadiri Rapat Paripurna bersama DPRD yang bertempat di ruang sidang utama Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (20/2/2026).

Dalam Rapat Paripurna ke-67 Masa Persidangan ke-2 Tahun Sidang 2025-2026 DPRD Provinsi NTT diselenggarakan juga Penyampaian Pidato Gubernur NTT dalam rangka Peringatan Satu Tahun Masa Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Baca Juga: Promedia Group Bersama PT Sirkular Karya Indonesia Mengenalkan Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' dalam Forum Jaringan Pemred

Pidato tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena serta dihadiri juga oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengungkapkan, tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dicanangkan sebagai tahun fondasi untuk menata arah pembangunan, memperbaiki sistem, dan memperkuat tata kelola guna memberikan pelayanan yang lebih presisi pada tahun-tahun berikutnya.

Pemerintah Provinsi NTT mengusung visi NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan melalui "7 Pilar Strategis" dan "10 Program Dasar Cita". Langkah-langkah implementasi dilaksanakan dengan fokus pada sektor-sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, kelautan dengan prinsip ekonomi biru, serta pariwisata berbasis komunitas terus diperkuat melalui hilirisasi dan pemberian nilai tambah produk lokal.

Baca Juga: Promedia Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD

Adapun capaian-capaian positif dalam pidato Gubernur Melki diantaranya Pemberian perlindungan jaminan sosial bagi 100.000 pekerja rentan sektor informal, yang menjadi skema perlindungan terbesar di Indonesia oleh pemerintah daerah.

Tren positif dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14% pada tahun 2025 dan penurunan angka kemiskinan menjadi 17,50%, yang mencerminkan arah kebijakan mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Implementasi Program One Village One Product (OVOP) pada 44 produk unggulan dan 190 UMKM untuk memperkuat identitas ekonomi lokal desa. Program OVOP didukung dengan Pembentukan NTT Mart di 22 kabupaten/kota sebagai simpul pemasaran produk lokal agar memiliki akses pasar yang layak.

Baca Juga: Sopir Mengantuk, Mobil Masuk Jurang di Roe Cunco Lolos Mbeliling

Pada sektor pertanian produksi padi meningkat signifikan sebesar 36,81% dibandingkan tahun 2024, mencapai hampir 1 juta ton gabah kering giling. NTT juga meraih penghargaan Pin Swasembada Pangan dan masuk dalam lima besar nasional untuk peningkatan produksi pangan.

Sektor peternakan tercatat Populasi sapi meningkat dari 581.918 ekor pada tahun 2023 menjadi 622.276 ekor pada tahun 2025, atau tumbuh sekitar 6,9 persen dalam dua tahun terakhir.

Sektor pariwisata NTT juga tumbuh signifikan sebesar 17,99 persen. Hal tersebut atas kontribusi penyelenggaraan Tour de EnTeTe (TDE) dengan multiplier effect mencapai Rp10,21 miliar. Capaian tersebut didukung dengan Kupang Exotic Festival, NTT BaGaYa, Festival Seni Budaya Ende, dan AnTikFest 2025 dirancang sebagai katalis ekonomi ruang pertemuan antara produk lokal dan pasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X