Wujudkann Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas, PMKRI Ruteng Gembleng Anggota Muda Lewat MABIM

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Jumat, 27 Februari 2026 | 08:47 WIB
PMKRI Ruteng Santu Agustinus menggelar pendidikan kaderisasi "Masa Bimbingan (Mabim)" kepada seluruh anggota muda.  (Foto: PMKRI Ruteng)
PMKRI Ruteng Santu Agustinus menggelar pendidikan kaderisasi "Masa Bimbingan (Mabim)" kepada seluruh anggota muda. (Foto: PMKRI Ruteng)

IDENUSANTARA.COM - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Sanctus Agustinus kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas kader melalui penyelenggaraan Masa Bimbingan (MABIM) ke-28 yang secara resmi dibuka di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai pada Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan kaderisasi formal berjenjang ini menjadi pintu utama bagi anggota muda untuk ditempa secara intelektual, spiritual, dan sosial sebelum berproses menjadi Anggota Biasa PMKRI.

Baca Juga: Konflik Batu Gosok Makin Panas: Dari Laporan “Misterius” hingga Dugaan Ancaman Hilang Nyawa

Mengusung tema "Berakar dalam Iman, Bertumbuh dalam Perjuangan", MABIM ke-28 tidak sekadar dimaknai sebagai agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk menyiapkan generasi mahasiswa yang memiliki kedalaman iman sekaligus keberanian dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah kompleksitas persoalan sosial daerah.

Kegiatan pembukaan dihadiri puluhan peserta anggota muda yang telah melewati tahapan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB), jajaran fungsionaris PMKRI, Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA), perwakilan Pemerintah Kabupaten Manggarai, unsur Kepolisian Resort Manggarai, serta Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Ruteng.

Ketua Panitia Pelaksana, Heribertus Harjo, dalam laporannya menegaskan bahwa proses kaderisasi kali ini dirancang secara serius guna memastikan keberlanjutan kualitas organisasi di masa depan.

"Kami telah mempersiapkan kurikulum bimbingan yang komprehensif agar para calon anggota tidak hanya sekadar bergabung, tetapi benar-benar memahami tanggung jawab sebagai kader perhimpunan. MABIM ini menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, serta militansi kader PMKRI," ujarnya.

Baca Juga: Kampus Undana Gelar Wisuda, Wagub Jhoni: Jangan Jadi Penonton, Jadilah Bagian dari Jawaban Tantangan NTT

Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan keberpihakan terhadap persoalan rakyat.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, dalam sambutannya menekankan bahwa identitas kader PMKRI harus bertumpu pada nilai iman yang diwujudkan dalam aksi nyata.

Ia mengingatkan peserta agar tidak terjebak pada aktivisme simbolik tanpa arah perjuangan yang jelas.

"Kita tidak boleh menjadi aktivis yang kosong. Iman kepada Kristus adalah akar yang menjaga kita tetap berdiri tegak saat badai tantangan datang. Namun iman itu harus berbuah dalam perjuangan nyata di tengah masyarakat. MABIM ke-28 adalah tempat kalian belajar menyelaraskan antara doa dan aksi," tegas Kartika.

Baca Juga: Dugaan Pemalsuan Surat, Anggota DPRD Manggarai Barat Diperiksa Polisi

Ia juga menyinggung sejumlah isu nasional dan daerah, termasuk implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan efektivitas di lapangan.

Menurutnya, kebijakan publik harus terus dikawal secara kritis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X