Wujudkann Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas, PMKRI Ruteng Gembleng Anggota Muda Lewat MABIM

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Jumat, 27 Februari 2026 | 08:47 WIB
PMKRI Ruteng Santu Agustinus menggelar pendidikan kaderisasi "Masa Bimbingan (Mabim)" kepada seluruh anggota muda.  (Foto: PMKRI Ruteng)
PMKRI Ruteng Santu Agustinus menggelar pendidikan kaderisasi "Masa Bimbingan (Mabim)" kepada seluruh anggota muda. (Foto: PMKRI Ruteng)

Dukungan terhadap proses kaderisasi turut datang dari Forum Komunikasi Alumni PMKRI. Perwakilan alumni, David Suda, menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi di PMKRI merupakan bekal penting dalam kehidupan profesional maupun sosial.

"PMKRI adalah sekolah kehidupan. Nilai-nilai yang diperoleh selama MABIM akan sangat berguna di dunia kerja dan kemasyarakatan. Alumni akan terus mendukung adik-adik selama kalian tetap setia pada garis perjuangan organisasi dan tidak melupakan identitas sebagai mahasiswa Katolik," katanya.

Baca Juga: Tahapan Mendidik Anak Laki-laki Berdasarkan Usia, Ayah dan Bunda wajib Tau!

Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Maria Yasinta Aso, yang menilai PMKRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.

"Pemerintah membutuhkan mitra kritis seperti PMKRI. Saat ini kasus kekerasan terhadap anak di Manggarai masih tinggi, salah satunya dipicu banyaknya keluarga muda yang belum siap secara usia maupun ekonomi. Peran mahasiswa sangat penting dalam edukasi dan advokasi sosial," ungkapnya.

Sementara itu, Kabag OPS Polres Manggarai, Kompol Toni, menyoroti meningkatnya persoalan kenakalan remaja yang membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa.

"Kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan PMKRI. Melihat akhir-akhir ini tingginya kenakalan remaja seperti ugal-ugalan dan mabuk-mabukan, kami membutuhkan peran mahasiswa untuk bersama menjaga stabilitas sosial di Manggarai," jelasnya.

Baca Juga: Kepala Dinas Diminta Tancap Gas, Mentan Amran: Cetak Sawah dan Program Strategis Tak Boleh Kendur

Pesan moral organisasi sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan (Depertim) PMKRI Cabang Ruteng, Wilibrodus Kengkeng.

Ia menegaskan bahwa menjadi kader PMKRI berarti memikul tanggung jawab sejarah sebagai pembela nilai kebenaran dan keadilan sosial.

"Proses bimbingan ini harus melahirkan kader yang kritis namun tetap santun, yang mampu memberikan solusi bagi persoalan daerah, bukan sekadar pandai mengkritik tanpa isi. PMKRI harus hadir sebagai kekuatan moral di tengah masyarakat," ujarnya sebelum membuka kegiatan secara simbolis.

MABIM XXVIII dijadwalkan berlangsung hingga 1 Maret 2026 dengan berbagai agenda pembinaan, mulai dari materi intelektual, diskusi ideologis, refleksi spiritual, hingga penguatan karakter lapangan.

Melalui proses kaderisasi ini, PMKRI Cabang Ruteng berharap lahir generasi muda Katolik yang tidak hanya cakap berpikir, tetapi juga memiliki integritas moral, kepemimpinan visioner, serta keberanian untuk terlibat aktif dalam menjawab berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, dan pembangunan di Kabupaten Manggarai maupun tingkat nasional.

Laporan: (Armin Nonggo & Farly Tofen) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X