Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Donatus bekerja sebagai petani. Ia mengandalkan hasil kebun kecil miliknya serta sesekali bekerja membantu di kebun milik orang lain.
“Sehari-hari saya bertani dan kadang kerja di kebun orang untuk dapat uang. Tapi tidak setiap hari, karena saya juga sering sakit,” terangnya.
Hidup ditengah keterbatasan yang ia alami, Donatus mengaku hingga saat ini belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Padahal dirinya memiliki identitas lengkap seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Dari kisah pilu dan kondisi hidup Donatus yang jauh dari kata layak ini diharapkan dapat menjadi perhatian berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, agar rindunya terobati juga agar ia bisa mendapatkan bantuan dan tempat tinggal yang lebih layak untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih baik.