Idenusantara.com-Jalur utama Pantura Transflores ruas Pota–Riung putus total setelah Kali Namerempa meluap akibat hujan deras. Merespons situasi itu, Polsek Sambi Rampas bersama warga Kampung Nangalok bergerak cepat membantu pengguna jalan dan menyiapkan jalur alternatif.
Bencana terjadi pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Derasnya banjir mengikis struktur hotmix dan tanah di bawah jalan hingga badan jalan putus sepanjang 5 meter. Plat deker di lokasi juga hancur total, melumpuhkan akses lalu lintas antar wilayah.
Baca Juga: Pilu Maria, Bocah 3 Tahun Asal Manggarai Timur: Kepalanya Terus Membesar, Orangtua Hampir Menyerah
Kapolsek Sambi Rampas IPDA Hironimus Emilyanus, S.I.P., kepada Media ini mengatakan bahwa dampaknya langsung terasa bagi warga.
“Urat nadi perekonomian, mobilitas warga, serta jalur distribusi logistik di wilayah tersebut kini tertahan,” ujarnya.
Pada Rabu (20/5/2026), jajaran Polsek Sambi Rampas bersama komunitas “Warga Kampung Nangalok” turun langsung ke lapangan. Mereka membantu warga yang hendak menyeberangi area jalan yang terputus, baik dari arah Barat maupun Timur.
Baca Juga: Jalur Pantura Transflores Pota–Riung Putus Total Akibat Banjir Kali Namerempa
Sekitar pukul 15.30 WITA, petugas dan warga sigap membantu seorang ibu yang membawa bayi. Penumpang bus rute Ruteng–Kampung Translok itu harus melewati jalur alternatif yang miring dan licin.
“Merespons situasi ini, kami bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengalihan arus kendaraan guna mencegah penumpukan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas seperti aksi premanisme atau pungutan liar di titik tersebut,” jelas IPDA Hironimus.
Jalur alternatif sementara melewati perkebunan warga dengan kondisi licin dan berlumpur. Karena itu, Polsek Sambi Rampas menggelar diskusi bersama warga Kampung Nangalok untuk merumuskan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Tak Lagi Berpindah-pindah, NTL Kini Punya Rumah Singgah Nyaman Saat Berobat di Ruteng
Hasil diskusi menyepakati pelaksanaan Bakti Sosial pada Kamis (21/5/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan difokuskan pada perbaikan jalur alternatif di bagian barat lokasi bencana agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
“Kami akan turun ke lokasi melaksanakan bakti sosial bersama untuk membangun jalan alternatif,” kata Kapolsek.