Saat ini Polsek Sambi Rampas juga intens berkoordinasi dengan BPBD, Dinas PUPR Kab. Manggarai Timur, dan pemerintah desa. Terkait keluhan warga soal minimnya kelayakan plat deker terdahulu, Polsek mendukung pembangunan jembatan permanen.
“Kami mendukung penuh aspirasi tersebut dan merekomendasikan kepada pihak teknis agar pembangunan ke depan menggunakan konstruksi jembatan permanen demi keselamatan umum jangka panjang,” tegasnya.
Baca Juga: Kejaksaan Agung Musnahkan Barang Palsu dari Kasus Pencucian Uang PT Asabri
Polsek juga mengimbau masyarakat menunda perjalanan di jalur Pota–Riung karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami akan terus bersiaga dan mengawal situasi di lapangan hingga akses jalur strategis ini kembali pulih normal,” tutup IPDA Hironimus.
Putusnya jalur ini berdampak besar pada distribusi logistik dan aktivitas warga di wilayah Sambi Rampas dan Riung.