Sapi Kurban Presiden "Siloam" 1,1 Ton Diserahkan di UMK, Gubernur NTT: Ini Simbol Solidaritas dan Gotong Royong

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Kamis, 28 Mei 2026 | 10:43 WIB
Sapi Kurban Presiden "Siloam" 1,1 Ton Diserahkan di UMK, Gubernur NTT: Ini Simbol Solidaritas dan Gotong Royong (Foto: Humas Setda Prov NTT)
Sapi Kurban Presiden "Siloam" 1,1 Ton Diserahkan di UMK, Gubernur NTT: Ini Simbol Solidaritas dan Gotong Royong (Foto: Humas Setda Prov NTT)

Idenusantara.com-Momentum Idul Adha 1447 H di Kupang terasa istimewa. Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat NTT, dan salah satunya diserahkan langsung di Masjid KH. Ahmad Dahlan Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, pada Rabu (27/5/2026).

Penyerahan simbolis dilakukan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena kepada Wakil Rektor III UMK Syamsul Bahri, disaksikan civitas akademika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Baca Juga: Bahlil Kirim Sapi Kurban ke Kupang, Golkar NTT: Iduladha Momentum Perkuat Toleransi

Sapi "Siloam" 1,1 Ton Jadi Bantuan Terbaik Presiden untuk NTT

Sapi kurban yang diserahkan ke UMK bernama "Siloam", hasil persilangan Fries Holland dan Simmental lewat inseminasi buatan. Usianya 5 tahun dengan bobot mencapai 1.105 kg atau lebih dari 1 ton.

Secara fisik, Siloam memiliki lingkar dada 240 cm, panjang badan 208 cm, dan tinggi 157 cm. Sebelum diserahkan, sapi ini sudah dinyatakan sehat dan layak kurban setelah melewati pemeriksaan fisik dan darah oleh dokter hewan.

Gubernur Melki menegaskan, bantuan Presiden memang selalu yang terbaik.

“Biasanya bantuan Presiden itu yang paling berat, paling bagus, dan paling mantap. Ini adalah bantuan terbaik yang diberikan oleh Presiden bagi masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini, NTT menerima 28 ekor sapi kurban dari Presiden yang didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Setiap ekor memiliki bobot minimal 900 kg.

Baca Juga: Gubernur Melki Hadiri Penyembelihan Kurban Human Initiative dan Lembaga Turki: 200 Sapi untuk NTT, Non-Muslim Ikut Dapat Daging

Idul Adha: Momentum Spiritual dan Sosial untuk NTT Maju

Gubernur Melki menyebut bantuan ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi simbol hadirnya negara dalam memperkuat solidaritas sosial dan nilai keagamaan masyarakat NTT, khususnya umat Islam.

“Melalui Idul Adha ini, kita maknai sebagai momentum spiritual dan sosial dalam pengorbanan, menumbuhkan keikhlasan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta memupuk semangat gotong royong,” kata Gubernur Melki.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X