daerah

Merasa Difitnah dan Dicemari Nama Baiknya, Dosen LM Akan Bongkar Aib dan  Polisikan Ketua STIE Karya Ruteng Termasuk Yayasan

Gordianus Jamat
Selasa, 15 April 2025 | 21:27 WIB
Tampilan depan gedung kampus STIE Karya Ruteng

Idenusantara.com-Salah satu dosen di kampus STIE Karya Ruteng berinisial LM mengaku merasa dirugikan atas keterangan klarifikasi dalam press release yang diterbitkan oleh ketua STIE Karya Ruteng pada tanggal 25 Maret 2025 dan juga keterangan dalam tanggapan ketua yayasan terhadap somasi dari kuasa hukum dosen LM pada tanggal 28 Maret 2025.

Keterangan ketua STIE dan ketua yayasan STIE Karya Ruteng dinilai banyak narasi kebohongan yang membuat dosen LM terpojok. Selain itu, keterangan klarifikasi tersebut dianggap fitnah dan diduga telah melakukan pencemaran nama baik dari dosen LM.

Baca Juga: Simak! Berikut Perguruan Tinggi yang ada di Kota Ende.

Hal ini, diungkapkan oleh dosen LM kepada media pada Senin, 14 April 2025.

Menurut Dosen LM, Ketua STIE Karya Ruteng telah membuat narasi kebohongan dan membuat tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar kepada dirinya. Selain itu, narasi kebohongan tersebut hanya untuk menyudutkan dan mendiskreditkan dirinya.

"Saya telah difitnah dengan tuduhan yang tidak berdasar. Saya merasa tuduhan tersebut telah mencemari nama baik saya. Karena itu, saya akan secepatnya akan melaporkan hal ini ke polisi," ujar dosen LM 

Dia juga menyayangkan sebuah Perguruan Tinggi, dalam hal ini STIE Karya membuat pengkondisian dengan menciptakan kebohongan. 

"Integritas,  kejujuran lembaga menjadi taruhan dalam lembaga Perguruan Tinggi yang semestinya menjadi pondasi kokoh bagi ilmu dan pengetahuan. Tetapi, ketua STIE tidak mengaktualisasikan prinsip itu," ungkapnya 

Diduga Membuat Narasi Bohong ke Publik, Dosen LM Akan Polisikan Ketua STIE

Dosen LM membantah sejumlah pernyataan dari ketua STIE yang menuding dirinya memutar balikan fakta dan tidak jujur.

"Yang memutar balikan fakta dalam hal ini adalah Ketua Yayasan, Ketua STIE dan kroni-kroni yang pandai berbohong, tidak jujur melawan integritas lembaga STIE dengan membuat pengkondisian untuk menyudutkan saya dengan narasi cerita-cerita yang tidak berdasar, bermoral, beretika," tegasnya 

"Ketua Yayasan STIE dan Ketua STIE dan kroni yang biasa berbohong hanya mau menyelamatkan diri dengan tidak berintegritas. Tidak jujur Terhadap Komunitas Kampus STIE, mahasiswa, masyarakat. Kalian yang merusak dan membuat STIE terperosok.  Fakta-fakta semua sudah terungkap dengan data-data yang saya miliki," tegasnya lagi

"Kemudian, tudingan terhadap saya yang katanya mengorbankan mahasiswa, hanyalah narasi sesat yang dibangun untuk memojokkan saya sebagai orang atau pihak yang disalahkan. Sangat disayangkan," ujarnya lagi

Baca Juga: Penjabat Walikota Kupang Minta Sekolah Gandeng Perguruan Tinggi Belajar Bahasa Dunia

Halaman:

Tags

Terkini