daerah

Siapa di Balik Akun Rugha Boto? Polres Manggarai Timur: Masih Penyelidikan

Senin, 5 Mei 2025 | 10:01 WIB
Foto hanya Ilustrasi

 

Manggarai Timur, idenusantara.com -- Desakan terhadap Polres Manggarai Timur untuk segera mengungkap sosok di balik akun palsu Facebook bernama Rugha Boto kian menguat.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto yang dikonfirmasi media ini pada senin (5/5/2025) menyampaikan kalau akun bernama Rugha Boto masih dalam status penyelidikan. 

"Masih status penyelidikan," Ujarnya singkat 

Akun itu dituding sebagai biang keladi terjadinya perkelahian antarjurnalis yang mencoreng wajah pers di wilayah itu.
Konflik bermula pada 31 Maret 2025 lalu, ketika akun Rugha Boto mengunggah konten di grup Facebook "Matim Bebas Berpendapat" yang dinilai menyerang pribadi dan keluarga seorang jurnalis lokal Andre Kornasen.

Tidak terima dengan tuduhan itu, Andre bersama saudaranya mendatangi kos Firman Jaya, jurnalis lainnya yang awalnya dicurigai sebagai pemilik akun, dan perkelahian pun pecah. Firman mengalami luka di bagian wajah dan kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Manggarai Timur.

Baca Juga: GAM-T Desak Polres Matim Lakukan Penyelidikan Terhadap Tambang Ilegal Milik CV Langga Putra

Meski Andre dan saudaranya pernah ditetapkan sebagai tersangka dan berujung damai, sorotan publik kini beralih ke sosok di balik akun provokatif tersebut.

“Ini bukan hanya soal pertikaian antarwartawan. Ini soal bagaimana fitnah digital bisa merusak relasi sosial dan profesional. Polisi harus mengungkap siapa pemilik akun Rugha Boto,” kata tokoh muda Manggarai Timur, Yohanes Gaudensius, kepada wartawan, Senin, 5 Mei 2025.

Desakan juga datang dari komunitas jurnalis lokal dan pegiat literasi digital. Mereka menilai, membiarkan akun palsu semacam itu tanpa konsekuensi hukum bisa membuka ruang bagi penyebaran kebencian dan fitnah yang lebih luas.

"Kita menuntut Polres bertindak profesional dan melibatkan ahli digital forensik. Jangan berhenti hanya pada yang terlihat di permukaan," ujar Yohanes H. Sahaja, jurnalis setempat.

Yohanes H. Sahaja, jurnalis lokal dan pegiat literasi digital. (Foto: Dok. Istimewa)

Ia menegaskan Polisi mesti menelusuri aktor utama pengelola akun tersebut.

" Kelakuan biadab pengelola akun ini yang mengadu domba FJ dan AK. Saya minta polisi mengusut akun pengecut tersebut."

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas identitas akun tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini