daerah

Wujud Peduli Sesama, Ejhi Serlenso Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur

Selasa, 13 Mei 2025 | 12:19 WIB
Ejhi Serlenso saat menyerahkan kursi roda untuk anak cacat di Kampung Peleng, Desa Haju Ngendong-Manggarai Timur

Longginus Jarut, ayah dari Rensiana Nir penyandang disabilitas asal kampung Bobo, desa Benteng rampas saat di kunjungi wartawan media Idenusantara.com dikediamannya menyampaikan rasa syukurnya karna anaknya sudah terbantukan. 

“kami ini sudah lama mengharapkan bantuan kursi roda dari pemerintah daerah dan desa tapi sampai saat ini permintaan kami belum pernah terpenuhi, kami ini selalu kordinasi tapi sampai saat ini kami sekeluarga belum pernah mendapatkannya. Banyak pihak yang hanya datang foto saja.Hari ini kami mendapatkan apa yang kami mau yaitu kursi roda ini,dengan adanya bantuan kursi roda ini anak kami terbantu,”ungkapnya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh awak media dan orang baik yang ikut andil memberikan bantuan kursi roda dan sembako, semoga seluruh awak media dan orang baik kedepannya makin sukses dan maju, sekali lagi kami keluarga besar mengucapkan beribu- ribu terima kasih”, ungkapnya dengan nada haru.

Sosok Peduli, Menulis Dari Pelosok Desa dan Tantangannya

Ejhi Serlenso merupakan seorang wartawan yang sudah lama bergelut di dunia tulis. Ia sudah ditempa diberbagai media lokal. Kemampuanya dalam menulis terlihat tidak seperti wartawan hebat pada umumnya.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Akan Lanjutkan Bantuan PKH dan BPNT Tahun Ini

Sosok sederhana namun peduli ini tinggal di Desa bukan di Ibu kota tak seperti teman -temannya yang lain yang lebih memilih menetap di ibu kota. Bukan tak suka dengan kemudahan, keramaian dan hiruk pikuk kota tetapi ia lebih memilih hidup didesa dengan niat menyuarakan suara dari pelosok. Ke kota hanya seperlunya saja. 

"Lama saya menulis, tulisan saya sederhana tak seperti teman-teman hebat lainnya.Saya lebih memilih hidup di desa bukan di ibu kota Ke kota hanya seperlunya saja.Saya memilih hidup didesa karna saya orang desa. Saya mau hidup bersama masyarakat serta ikut merasakan apa yang mereka rasakan.Niat saya juga yaitu agar suara-suara dari pelosok desa yang selama ini tak didengarkan dan seolah tak dikenal dunia lebih terekspos. Saya mau mengabarkan suara-suara orang desa dari desa", terang Ejhi. 

Dalam pengalaman menulisnya Ejhi Serlenso menuturkan bahwa banyak tantangan yang ia hadapi dalam hal menulis dan membantu kelompok rentan. Mulai dari sulitnya akses jaringan telekomunikasi, menemukan para donatur, jalan rusak, kamera dan kendaraan bermotor. 

"Saya suka menulis orang yang susah, karna jujur ketika saya melihat mereka, hati ini selalu tergerak oleh belas kasihan dan terharu.Walau dengan berbagai tantangan saya tetap akan membantu dengan niat tulus.Adapun berbagai kesulitan yang saya alami mulai dengan mencari sendiri donatur juga menghubungkan suara mereka ke pemerintah, walau lama di respon tapi Puji Tuhan tetap terbantukan. Tidak memiliki kendaraan sendiri saya kerap menyewa motor tetangga, saya jalan menemui mereka (anak cacat) dengan melewati akses jalan rusak dan memotret mereka dengan kamera HP seadanya.Yah....namanya hidup di desa pasti serba sulit.Saat mempubliskan tulisan juga kadang terkendala jaringan telekomunikasi yang terkadang error," tuturnya. 

Walau dengan berbagai tantangan ia bisa melewati semuanya karna ia yakin Tuhan memudahkan segalanya.

"Libatkan Tuhan dalam setiap perencanaan dan karya-karya kita, percaya Ia Baik adanya dan segala karya dan usaha kita dipermudahkan. Berkat Tuhan, saya dipertemukan dengan orang baik yang mau membantu saya. Terima Kasih Tuhan dan orang baik. Terima kasih pula untuk teman-teman wartawan yang selalu membantu saya mengabarkan kisah-kisah mereka (kelompok rentan) kepada dunia," ucapnya. 

Ejhi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemda manggarai timur yang telah membantu serta menjawabi keluhan masyarakat khususnya kelompok-kelompok rentan. 

Cara Wartawan Membantu Anak Cacat Mendapatkan Kursi Roda 

Menurut Ejhi Serlenso, wartawan dapat memainkan peran penting dalam memberikan bantuan kursi roda untuk anak cacat dengan mengungkit isu ini dan mendorong aksi sosial atau bantuan dari pihak terkait. 

Halaman:

Tags

Terkini