daerah

Launching OVOP, Gubernur Melki : Program OVOP Sebagai Komitmen Menumbuhkan Perekonomian Desa

Rabu, 28 Mei 2025 | 18:18 WIB
Gubernur Melki Pada Launching OVOP, Gerakan Beli Produk NTT serta Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah Provinsi NTT (Foto:Biro setda prov NTT)

 

 

Idenusantara.com-Pada Launching OVOP, Gerakan Beli Produk NTT serta Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah Provinsi NTT, Gubernur Melki Laka Lena mengungkapkan, Program One Village One Product (OVOP) yang dicanangkannya bersama Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma sangat berperan dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.

Hal tersebut diungkapkannya saat membawakan sambutan dalam acara Launching OVOP, Gerakan Beli Produk NTT serta Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah Provinsi NTT yang dilaksanakan di Halaman Depan Kantor Gubernur NTT pada Selasa (26/5/2025).

Baca Juga: Tinggal di Rumah Reyot Berukuran 6x7 Meter, Anastasia Lija Bertahan di Tengah Keterpurukan

“Program OVOP adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berbasis pada potensi lokal di setiap desa,” ungkap Gubernur.

“Melalui OVOP, kita mengajak setiap masyarakat desa untuk tidak hanya mengenali potensi terbaik yang dimilikinya, tetapi juga mengolahnya secara kreatif, berdaya saing, dan memperluas jangkauan pasarnya hingga ke tingkat nasional dan bahkan global. Produk lokal dari setiap desa kita akan dikembangkan sesuai dengan standar pasar yang ada, teruji, dan terdaftar, lalu diberi nilai tambah melalui inovasi dan teknologi, serta didorong untuk memasuki pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga: Resmi! Dana Desa di NTT Diumumkan Sri Mulyani Nominalnya Ratusan Miliar: Tertinggi Kabupaten TTS.Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur Berapa

Gubernur Melki menjelaskan, pengembangan program OVOP ini untuk mendukung Dasa Cita yang pertama yaitu adalah Dari ladang dan laut, ke pasar : efisien, modern, dan aman.

“Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk memaksimalkan potensi alam yang kita miliki di setiap desa, dari ladang hingga laut, dan menghubungkannya dengan pasar secara efisien dan berkelanjutan. Tentu saja, program OVOP) menjadi salah satu pilar utama untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada di setiap desa,” ungkapnya.

Baca Juga: Tindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo, Desa Rana Gapang Bentuk Koperasi Merah Putih

Gubernur Melki juga menegaskan masyarakat NTT harus percaya bahwa setiap desa
memiliki keunggulan yang dapat diolah dan dipasarkan ke seluruh dunia.

Ia juga mengutarakan, kekayaan alam NTT dengan keanekaragaman hayati dari sektor pertanian, perkebunan, hasil hutan, perikanan dan kelautan, serta pariwisata dan energi baru terbarukan yang ada di NTT harus dikelola secara maksimal karena itu kekayaan yang diwariskan untuk dijaga dan dikembangkan untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Baca Juga: Kisah Pilu Anastasia Lija, 35 Tahun Menderita Penyakit Gondok dan Tetap Bekerja di Kebun Demi Kebutuhan Hidup Keluarga dan Berharap Sembuh

“Dengan OVOP, kita ingin memastikan bahwa desa bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat produksi, inovasi, dan kebangkitan ekonomi rakyat.Kita ingin agar hasil bumi dan karya tangan masyarakat desa kita dihargai dengan nilai tinggi, dibeli secara adil, dan dikenal masyarakat luas,” kata dia.

Halaman:

Tags

Terkini