Ia juga mengingatkan agar setiap niat membantu dikomunikasikan melalui pemerintah desa demi menghindari risiko keselamatan.
"Kita menghargai semua niat baik, tetapi jangan sampai niat baik itu justru menambah korban," ujarnya dengan nada serius.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herybertus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang sejak hari pertama terlibat dalam operasi pencarian, termasuk Basarnas Maumere, Polair, Polres Manggarai, TNI, pemerintah desa, kecamatan, serta masyarakat setempat. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada tim Basarnas yang baru saja menyelesaikan tugas di Labuan Bajo dan langsung bergerak ke Manggarai untuk membantu pencarian.
"Apa yang Bapak-Bapak lakukan menjadi penyemangat bagi kami semua, terutama bagi keluarga korban," kata Bupati Herybertus.
Di sela kegiatan, Bupati Manggarai juga menyempatkan diri berbicara langsung dengan ayah korban. Dengan nada pelan, ia menyampaikan belasungkawa dan meminta keluarga tetap diberi kekuatan dalam menghadapi situasi berat ini. Kehadiran langsung kepala daerah di lokasi dinilai sebagai simbol kehadiran negara di tengah duka warganya.
Di akhir kegiatan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi longsor yang masih mengancam sejumlah wilayah di Manggarai. Namun di Air Terjun Tiwu Pai hari itu, yang paling terasa bukan sekadar imbauan, melainkan solidaritas, empati, dan komitmen kemanusiaan yang terus dijaga, meskipun ikhtiar dihadapkan pada keterbatasan alam.