Jakarta -- Hasil survei independen Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi daerah.
Survei yang dilakukan di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menemukan bahwa 86,9 persen SPPG telah menggandeng setidaknya satu UMKM lokal sebagai pemasok. Bahkan, rata-rata setiap SPPG bekerja sama dengan tiga UMKM di sekitarnya.
Tak hanya itu, sekitar 65 persen UMKM yang terlibat berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG, sementara hampir 99 persen tenaga kerja yang bekerja di SPPG merupakan warga sekitar.
Temuan ini menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan bagi anak-anak, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian masyarakat lokal.
Bagaimana pendapat Anda tentang dampak ekonomi Program MBG ini?
Sumber: BPMI Setpres