daerah

"Tebar Kebaikan": Aipda Hery Tena Datangi Pasangan Lansia di Wolokuru, Bawa Berkah dan Rasa Empati

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:27 WIB
Aipda Hery Tena Datangi Pasangan Lansia di Wolokuru, Bawa Berkah dan Rasa Empati (Foto: Dok. Aipda Hery Tena)

Idenusantara.com-Jumat berkah diisi dengan aksi kemanusiaan. Aipda Heribertus Tena, anggota Polres Ngada, kembali menjalankan program "Tebar Kebaikan" dengan mengunjungi rumah warga yang membutuhkan, pada Jumat (17/7/2026) pukul 14.00 WITA.

Kali ini, langkah kebaikan itu tertuju pada kediaman sederhana Bapak Hendricus Cletus Geto Kadju, 68 tahun, dan Ibu Veronika Barbara Ruba, 60 tahun, di Wolokuru, Desa Wae Ia, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Baca Juga: Dari Kampus untuk Desa: Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng KKN di Rana Gapang, Fokus Atasi Stunting dan Dongkrak Literasi di Manggarai Timur

Rumah di Ujung Jalan Tanah

Untuk sampai ke rumah opa dan oma, Aipda Hery harus melewati akses jalan tanah yang jauh dari pemukiman warga. Rumah mereka juga belum teraliri listrik.

"Sangat senang kaka, akhirnya saya bisa bertemu mereka. Jarang ada kunjungan karena kondisi rumah jauh dari pemukiman warga. Akses jalan masih tanah dan mereka belum punya penerangan listrik," ujar Aipda Hery Tena.

Kedatangan seorang polisi awalnya membuat pasangan lansia itu kaget. Mereka sempat mengira kedatangan petugas bermaksud kurang baik.

"Mereka pikir Polisi datang untuk menangkap mereka," kenang Aipda Hery.

Namun setelah dijelaskan, suasana pun mencair. Aipda Hery Tena menyampaikan bahwa kedatangannya dari Polres Ngada murni untuk berbagi dan bersilaturahmi.

"Sehat selalu opa dan oma, semoga semakin banyak berkat dari orang baik ke depannya untuk opa dan oma," sapa Aipda Hery kepada pasangan tersebut.

Baca Juga: Dari Sekolah ke Jalanan: Osy Gandut Sosialisasi Pergub Jam Belajar Siswa dan Pimpin Gotong Royong di Taga Manggarai

Lebih dari Sekadar Bantuan


Dalam program "Tebar Kebaikan" yang rutin dilaksanakan setiap Jumat, Aipda Hery membawa sedikit rejeki untuk meringankan beban opa dan oma.

"Bantuan ini setidaknya bisa sedikit membantu mereka serta mengurangi rasa hampa. Semoga mereka dikuatkan dengan pikiran bahwa ternyata masih ada orang yang mau hadir dalam kisah pilu mereka, apalagi oleh seorang polisi yang datang langsung ke kediaman mereka," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini