daerah

KOMPAK INDONESIA Desak KPK RI Audit Investigasi dan Proses Hukum Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Borong,Manggarai Timu

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:49 WIB
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa saat berada di Gedung KPK-R. I (Istimewa)

idenusantara.com -- Kompak Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK - RI) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek Pembangunan gedung rawat inap RSUD Borong, kabupaten manggarai timur, NTT yang menelan anggaran negara sebesar Rp19.4 miliar Rupiah. 

Desakan tersebut muncul setelah adanya temuan di lapangan yang diduga menunjukkan ketidaksesuaian antara hasil pekerjaan dengan besarnya anggaran yang digelontorkan oleh negara, yang dimana proyek tersebut mengalami kertekan dini meski baru berumur kurang lebih 6 (enam) bulan.

Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa berbicara kepada media ini pada minggu (17/7) mengatakan kalau fakta membuktikan bahwa banyak proyek APBN di daerah kualitas bangunannya bermutu rendah diduga kuat ada markup proyek untuk gratifikasi Oknum Pejabat Pusat dan Daerah. Bahkan ada bangunan yang mangkrak atau asal jadi kejar waktu masa kontrak. 

Baca Juga: KPK Respons Laporan Dugaan Korupsi Pada Pembangunan Gedung Rawat Inap RSU Borong Senilai Rp19.4 Miliar Rupiah yang Dikerja PT.Cahaya Putra Sampurna

Terpanggil nurani untuk menyelamatkan uang rakyat yang dirampok berjamaah oknum Pengusaha (Kontraktor) kongkalikong dengan oknum Pejabat baik Pusat maupun Daerah maka KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), 

Pernyataan sikap kompak indonesia

Kompak Indonesia mendesak KPK RI segera melakukan Audit Investigasi dan memproses hukum dugaan kuat praktek kongkalikong dalam proyek DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Borong, Manggarai Timur senilai Rp 19,4 miliar yang dikerjakan oleh PT Cahaya Putra Sampurna dan PPK Pengawas PT Citra Ngada Plan. 

Mendesak BPKP RI melakukan audit investigasi berkolaborasi dengan KPK RI. 

Mengajak solidaritas masyarakat dan Pers Penggiat Anti Korupsi untuk berkolaborasi dengan KPK RI menjadi Whistle Blower usut tuntas praktek KKN dalam proyek biaya APBN dan APBD di wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Gabriel Goa,Ketua KOMPAK INDONESIA

Baca Juga: Kualitas Proyek Gedung Rawat Inap RSU Borong Dipertanyakan, KPK Diminta Periksa Kontraktor dan PPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo (ANTARA/Rio Feisal.)

KPK Respons Laporan Dugaan Korupsi Pada Pembangunan Gedung Rawat Inap RSU Borong 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan korupsi dalam pembangunan gedung rawat inap RSU Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Proyek Gedung rawat inap tersebut dikerjakan oleh PT. Cahaya Putra Sampurna dengan pengawasan PT. Citra Ngada Plan. 

"Terima kasih infonya mas, jika ada data lebih lengkap silahkan sampaikan," Tulis juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini, merespon pesan wawancara yang dikirim pada sabtu (18/7). 

Halaman:

Tags

Terkini