hiburan-budaya

HUT ke-67 NTT, Gubernur Melki Tegaskan Persatuan dan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 21 Desember 2025 | 07:02 WIB
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena foto bersama sejumlah pejabat dalam Peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT (Foto: Biro Setda Prov NTT)


Idenusantara.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam amanatnya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, pada Sabtu (20/12/2025) pagi mengungkapkan bahwa NTT lahir dari perjuangan dan persatuan. Kita hidup di gugusan pulau yang terpisah oleh laut, tetapi disatukan oleh spirit Ayo Bangun NTT yang berakar dari Pancasila.

Gubernur Melki menekankan bahwa peringatan HUT Provinsi NTT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi sekaligus penguatan tekad kolektif untuk menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Mengusung tema “Sinergitas 7 Pilar dalam Mendukung Percepatan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat bergerak bersama melalui penguatan ekonomi berkelanjutan yang dimulai dari desa. Sektor pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, dan UMKM ditegaskan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat NTT.

Baca Juga: Kejati NTT Geledah Kantor Dinas Koperasi Terkait Dugaan Korupsi RPH Sumlili

“Desa bukan lagi pinggiran, melainkan fondasi pembangunan. Hasil bumi harus diolah di kampung sendiri, oleh orang kita sendiri, dan manfaatnya kembali kepada rakyat NTT,” ujarnya.

Gubernur Melki juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Pembangunan hari ini, menurutnya, tidak boleh dibayar dengan kerusakan alam yang mengancam masa depan generasi mendatang.

Dalam pembangunan manusia, Pemerintah Provinsi NTT terus memprioritaskan peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, termasuk percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan hingga wilayah terpencil, serta pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Baca Juga: Konsisten Menjaga dan Mengembangkan Musik Tradisional Manggarai Selama Puluhan Tahun, Felix Edon Raih Penghargaan AKI 2025

Menutup amanatnya, Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi lintas sektor dan wilayah, menyatukan perbedaan, serta menjaga semangat gotong royong sebagai jati diri masyarakat NTT.

“Dengan semangat BetaNTT – Manis dan Bae, Baku Sayang, Baku Jaga, sebagai tagline persatuan diaspora membangun NTT, mari kita berjalan bersama, bekerja dengan hati, dan membangun NTT yang bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pada momentum upacara peringatan HUT ke-67 ini, Pemerintah Provinsi NTT juga menyampaikan sejumlah capaian strategis, khususnya di bidang kesehatan, antara lain penilaian sangat baik (nilai 8,31) terhadap pelaksanaan kerja dekonsentrasi melalui implementasi E-Monev Kementerian Kesehatan Tahun 2024.

Selain itu, Provinsi NTT menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI sebagai provinsi dengan capaian intervensi spesifik stunting terbaik kategori Regional II, serta Anugerah Lentera Emas Kementerian Kesehatan RI Tahun 2025 kepada UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT sebagai Juara III kategori Lembaga Pelatihan BBPK/Bapelkes/Bapelkesda.

Baca Juga: Melalui Sepuluh Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT, Gubernur NTT Dorong Transformasi Pembangunan Berkelanjutan

Upacara juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah milik Pemerintah Provinsi NTT oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT, Fransiska Vivi Ganggas kepada Gubernur NTT, Melki Laka Lena, kemudian dilanjutkan penyerahan insentif bagi Guru dan tenaga kependidikan jenjang SMA/SMK/SLB, penyerahan apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat nasional, penyerahan Bantuan Siswa Miskin Berprestasi (BSM) Tahun 2025 kepada 1.124 siswa SMA/SMK se-Provinsi NTT, penyerahan bantuan bagi 7 SMK Unggulan Potensi Daerah, serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Liga Eksekutif Tahun 2025.

Halaman:

Tags

Terkini

Pongkor! Sepenggal Sejarah yang Terlupakan

Rabu, 22 Januari 2025 | 07:47 WIB

Tradisi Berburu Ikan Paus Suku Tufaona di NTT

Selasa, 21 Januari 2025 | 07:05 WIB

Legenda Putri Mandalika Dari Lombok

Selasa, 21 Januari 2025 | 06:24 WIB