Konsisten Menjaga dan Mengembangkan Musik Tradisional Manggarai Selama Puluhan Tahun, Felix Edon Raih Penghargaan AKI 2025

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 06:35 WIB
Felix Edon saat menerima penghargaan  dari Fadli Zon Menteri Kebudayaan RI dalam AKI 2025 (Foto: Screenshoot Youtube Kemenbud)
Felix Edon saat menerima penghargaan dari Fadli Zon Menteri Kebudayaan RI dalam AKI 2025 (Foto: Screenshoot Youtube Kemenbud)

Idenusantara.com-Kementerian Kebudayaan memberikan penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) sebagai bentuk apresiasi kepada individu, komunitas, maupun lembaga yang berjasa dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan nasional.

Pada tahun 2025, malam puncak AKI digelar untuk memberikan penghargaan kepada para penggerak budaya dalam berbagai kategori, antara lain: Maestro Seni Tradisi, Pelestari, Pelopor dan/atau Pembaru, Media, Anak, Lembaga dan Perorangan Asing, Masyarakat Adat.

Baca Juga: Pemprov NTT Raih Penghargaan di Ajang ‘Pos Kupang Award 2025’ Gubernur Melki: Harus Selalu Kritis Mengawal Pembangunan NTT

Penghargaan AKI Sebagai Bentuk Pengakuan Negara

Penghargaan ini merupakan pengakuan negara atas kerja keras dan konsistensi para penerima dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia. Beberapa penerima penghargaan AKI 2025 berasal dari berbagai daerah se-Indonesia.

Selain penghargaan dalam bentuk anugerah, Kemenbud juga memberikan dana apresiasi kepada seniman/pelaku budaya. Program AKI diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.

Kebudayaan tidak pernah statis. Ia bergerak karena ada sosok-sosok visioner yang berani membuka jalan baru, mendobrak kemapanan dan membangun ekosistem yang berkelanjutan. Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) diberikan kepada tokoh dan komunitas yg telah menjadi pelopor dan mata air inspirasi juga pembaharu bagi zamannya.

Baca Juga: Melalui Sepuluh Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT, Gubernur NTT Dorong Transformasi Pembangunan Berkelanjutan

Kebudayaan tidak hanya butuh diciptakan tetapi juga butuh dirawat, dijaga, dan dihidupi.
Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) diberikan kepada sosok-sosok tangguh yang mendedikasikan hidupnya sebagai benteng pertahanan warisan leluhur. Ditangan merekalah tradisi tidak sekedar menjadi sejarah melainkan terus hidup dan bernafas ditengah zaman yang berubah.

Felix Edon raih penghargaan AKI 2025
Felix Edon raih penghargaan AKI 2025

Felix Edon Pelaku Musik Tradisional Manggarai

Salah satu penerima anugerah AKI 2025 yakni Felix Edon.Felix Edon dikenal sebagai pelaku musik tradisional Manggarai. Diusia 65 Tahun masih setia menjaga budaya dalam bunyi musik Manggarai. Disetiap petikan tersimpan rindu pada tanah dan leluhur. Nada mengalir lembut mewariskan ingatan turun temurun. Ditangannya musik bukan sekedar bunyi melainkan cinta yang saling mengikat dari masa ke masa.

Pelaku seni dan budaya Manggarai, Felix Edon dan Sanggar Wela Rana meraih penghargaan dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia pada kategori Pelestari Musik Tradisional Manggarai. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensi Felix Edon dalam merawat, menjaga, dan melestarikan musik tradisional Manggarai selama puluhan tahun.

Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) ini diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Rabu, pada 17 Desember 2025. AKI merupakan penanda kehadiran negara dalam kerja kebudayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X