Idenusantara.com -- Penjahit asal Italia Raniero Mancinelli, 87 tahun, menyiapkan kain putih untuk membuat jas, dalam tiga ukuran berbeda, yang akan dibawa ke Vatikan dengan harapan dapat dikenakan oleh Paus baru, di tokonya di Roma, Kamis (24/4/2025).
Raniero Mancinelli telah menjahit jubah untuk tiga Paus, termasuk Fransiskus. Bersama cucunya, ia terus menjaga warisan busana liturgi di Roma.
Raniero Mancinelli adalah penjahit asal Italia yang telah membuat pakaian liturgi untuk tiga Paus terakhir, termasuk Paus Fransiskus. Sejak membuka tokonya di Borgo Pio, dekat Vatikan, pada tahun 1962, Mancinelli telah melayani para imam, uskup, dan kardinal dari seluruh dunia.
Baca Juga: Mengenal Beberapa Tradisi Dalam Kematian Paus
Ia dikenal karena kualitas dan ketelitian dalam membuat jubah, stola, dan pakaian gerejawi lainnya, semuanya dikerjakan dengan tangan.
Gaya berpakaian Paus Fransiskus yang sederhana dan praktis memengaruhi desain busana gerejawi secara global. Mancinelli mencatat bahwa permintaan akan pakaian yang lebih ringan dan simpel meningkat sejak Paus Fransiskus menjabat.
Meskipun perubahan ini berdampak pada bisnisnya, Mancinelli menghargai evolusi ini sebagai bagian dari dinamika Gereja Katolik.
Artikel Terkait
Minta DiKuburkan Secara Sederhana, Berikut Isi Lengkap Surat Wasiat Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia
Serukan Perdamaian Berikut Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus
Ketahui Seperti Apa Proses Pemilihan Paus Baru
Mengenal Beberapa Tradisi Dalam Kematian Paus